news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu dan Ahli Tarot.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Nanda Persada dan Jeng Nimas

Walau Posisi Ruben Onsu Dinilai Kuat, Terawangan Ahli Tarot Ingatkan Introspeksi Diri Jelang Mediasi Kedua

Jelang mediasi kedua, ahli tarot Jeng Nimas ungkap posisi Ruben Onsu dalam gugatan hak asuh anak dan ingatkan pentingnya introspeksi diri sebelum sidang.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ruben Onsu bersiap menghadapi mediasi kedua gugatan hak asuh anak melawan Sarwendah pada 6 Agustus 2026. Di tengah penantian ini, seorang ahli tarot bernama Jeng Nimas mengungkap terawangannya soal posisi Ruben Onsu dalam perkara tersebut.

Mediasi pertama antara Ruben Onsu dan Sarwendah digelar pada 22 Juli 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang tersebut dinyatakan ditunda karena belum membuahkan kesepakatan final terkait hak asuh anak.

Dalam mediasi pertama itu, hakim mediator meminta tim kuasa hukum kedua belah pihak meninggalkan ruangan. Pertemuan pun berlangsung secara empat mata selama 30 menit, hanya dihadiri Ruben Onsu, Sarwendah, dan hakim mediator agar komunikasi berjalan lebih personal.

Meski pertemuan berjalan lancar, belum ada kesepakatan tertulis maupun titik temu mengenai poin-poin hak asuh anak dan pengaturan waktu bersama. Komunikasi intensif di luar persidangan bahkan masih harus menggunakan perantara.

Terawangan Ahli Tarot soal Alasan Ruben Onsu Menggugat

Menanggapi hasil mediasi pertama yang belum menemukan titik temu, Jeng Nimas mencoba menerawang apa yang melatarbelakangi langkah Ruben Onsu menggugat hak asuh anak. Ia pun mengocok kartu tarot dan kartu pertama yang muncul adalah simbol Balance.

"Ada simbol Balance di sini yang melambangkan kenapa Ruben menggugat, tentu untuk mendapatkan keadilan. Karena Ruben merasa selama ini mendapatkan atau bertemu dengan anaknya, atau hal lainnya, merasa kurang adil menurut versinya Ruben," ucap Jeng Nimas.

Kartu kedua yang muncul adalah simbol Fire. "Dan di sinilah dia semangat untuk melakukan gugatan terkait hak asuh anak," lanjutnya.

Pada kartu ketiga, muncul simbol Playing Itself. "Tapi di sini dia juga bermain aman. Bermain aman ini tentunya dengan adanya dia gugat dari hak asuh anak, ada ketetapan hukum nantinya seandainya dia memenangkan," ucap Jeng Nimas sambil menunjukkan kartu tersebut.

Kartu keempat menampilkan simbol Awakening. "Dan dia sudah berusaha, menurut dia sudah berusaha jungkir balik untuk bisa mendapatkan hak asuh anak ini. Dengan susah payah tentunya dia berusaha untuk mendapatkan hak asuh anak ini," jelasnya.

Jeng Nimas kemudian menyimpulkan alasan di balik gugatan Ruben Onsu. "Jadi ini alasan-alasan kenapa Ruben sampai menggugat hak asuh anak. Karena dia menuntut keadilan dan dia penuh semangat. Dan mengapa melalui pengadilan? Karena agar ada ketetapan hukum. Karena dia ingin juga bermain aman di sini, ya toh. Walaupun dia harus jungkir balik dalam prosesnya, proses hukumnya," jelas Jeng Nimas.

Posisi Ruben Onsu Dinilai Kuat, tapi Diminta Introspeksi Diri

Jeng Nimas melanjutkan terawangannya dengan menelusuri seberapa kuat kedudukan Ruben Onsu dalam perkara ini. "Nah, kemudian kekuatan Ruben di sini seperti apa dalam ini?" ujarnya sebelum menarik kartu berikutnya.

Kartu dengan simbol Faith pun muncul. "Ruben saat ini merasa yakin kedudukan saya sangat kuat karena di sini ada simbol Faith, sebuah keyakinan," ucapnya.

Kartu berikutnya adalah Rebirth. "Dan di sini dia berharap anaknya bisa dalam hak asuhnya," katanya. Disusul kartu Commitment, "Dan dia komitmen, seandainya nanti anaknya ada dalam hak asuhnya, dia akan berusaha untuk komitmen atau untuk mentaati peraturan-peraturan yang berlaku."

Namun, kartu terakhir yang menampilkan simbol seseorang sedang bermeditasi mengubah arah terawangan. "Tapi di sini ternyata harapan itu tidak seperti yang diharapkan. Untuk bisa mengambil hak asuh anak itu butuh perjuangan di sini. Karena di sini ada simbol di mana Ruben harus introspeksi diri," ungkap Jeng Nimas.

"Walaupun dia merasa kuat posisinya saat ini, merasa yakin untuk menang, tapi di sini Ruben dikasih nasihat. Ini Ruben introspeksi diri dulu. Yakin boleh, tapi lihat situasi kondisi juga seperti itu, ya. Makanya harus introspeksi diri ke dalam, sudah yakinkah atau sudah baikkah, dan lain sebagainya, yang intinya seperti itu dalam hal mengasuh anaknya," lanjutnya.

Jeng Nimas pun menutup terawangannya dengan penjelasan simbolisme kartu tersebut. "Karena di sini ada simbol orang meditasi, di atasnya ada pedang empat. Pedang empat itu lambang dari sebuah masalah yang berkecamuk saat ini. Dan meditasi itu adalah introspeksi diri dulu dalam menghadapi atau dalam menuntaskan sebuah masalah. Jadi kartunya Ruben seperti itu, dikasih nasihat oleh alam semesta untuk introspeksi diri dulu," tutup Jeng Nimas.

Jadwal Mediasi Kedua

Sesuai aturan hukum, batas waktu proses mediasi bisa berlangsung hingga maksimal 30 hari. Oleh karena itu, hakim mediator memutuskan menunda sidang dan menjadwalkan mediasi kedua pada Kamis, 6 Agustus 2026, sebagai kelanjutan proses penyelesaian gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah.

(anf)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
25:30
06:26
01:30
02:16
00:56

Viral