- Youtube Nanda Persada - YouTube Sarwendah Official
Sidang Hak Asuh Anak Kembali Ditunda, Kuasa Hukum Sarwendah: Kami Semua Kalah
tvOnenews.com - Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh kedua putri mereka masih belum menemukan titik terang.
Sidang lanjutan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali mengalami penundaan.
Agenda mediasi yang diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian damai belum dapat dilaksanakan.
Penyebabnya bukan karena ketidakhadiran para pihak, melainkan mediator yang ditunjuk pengadilan berhalangan hadir karena mengikuti pelatihan.
Di tengah penundaan tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, justru menyampaikan pernyataan yang menarik perhatian.
Menurutnya, dalam konflik yang kini semakin terbuka ke publik, tidak ada pihak yang benar-benar menang.
"Saya jujur, kami melihat sekarang ini semuanya kalah! Baik Bang Minola, saya, Ruben, Wenda, semuanya kalah. Kenapa? Karena hal yang kita jaga yang tidak sampai harus masyarakat tahu, akhirnya terbongkar semua. Itu kekalahan kami semua," ujar Chris Sam Siwu usai sidang.
Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa Sarwendah sebenarnya telah hadir memenuhi panggilan pengadilan bersama tim kuasa hukumnya untuk mengikuti proses mediasi.
Namun, setibanya di lokasi, mereka mendapat informasi bahwa mediator tidak dapat memimpin persidangan sesuai jadwal.
"Hari ini jadwalnya mediasi, tetapi setelah kami sampai, kami dapat informasi dari tim kami, ternyata mediatornya berhalangan," ujar Chris.
Ia mengatakan kondisi tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan.
"Kami hormati, kami paham kesibukan mediator ini kan memang beliau sebagai hakim juga. Tetapi memang Perma Nomor 1 Tahun 2016 ada prosedurnya mediasi di pengadilan. Jadi mungkin masih ada sekitar dua minggu lagi," sambungnya.
Sementara itu, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, juga membenarkan bahwa penundaan terjadi karena mediator mengikuti pelatihan.
"Kami enggak bisa memaksakan ya. Kami tadi rencananya hari ini hadir agar mediasi kedua itu bisa berjalan. Namun karena ada halangan, mediatornya ada halangan, ada pelatihan, sehingga tidak bisa hadir pada mediasi kedua hari ini dan minta ditunda minggu depan, ya kami mengikuti saja," kata Minola.