- YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram/sarwendah29
Ditanya Bukti Dugaan Perselingkuhan Ruben Onsu, Kuasa Hukum Sarwendah Justru Bilang Begini
tvOnenews.com - Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, merespons tuduhan perselingkuhan yang kembali dialamatkan kepada Ruben Onsu setelah rekaman CCTV pertengkaran keduanya tersebar di media sosial. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin membuka detail masalah tersebut secara terbuka demi menjaga psikologis anak-anak dari pasangan yang telah berpisah ini.
Isu ini pertama kali mencuat ke publik ketika Sarwendah membagikan kecurigaannya dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo. Sarwendah menyebut kecurigaannya bermula dari sebuah kasur baru yang dikirim ke apartemen Ruben Onsu saat mereka masih menjadi pasangan suami istri. Ia menduga Ruben sengaja memesan kasur tersebut untuk tinggal bersama orang lain.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan tudingan perselingkuhan terhadap kliennya tidak memiliki bukti yang valid. Menurutnya, isu ini kembali diangkat sebagai upaya mengalihkan fokus dari persidangan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia menilai narasi tersebut sengaja dimunculkan untuk mendiskualifikasi posisi Ruben Onsu di mata hukum.
Isu ini kembali memanas pada Agustus 2026 setelah rekaman CCTV pertengkaran antara Ruben Onsu dan Sarwendah pada 4 Maret 2024 disebarluaskan ke publik. Merasa narasi yang beredar menyudutkan posisinya, Sarwendah akhirnya membuat klarifikasi terbuka lewat akun Instagram pribadinya pada 2 Agustus 2026.
Dalam unggahan tersebut, Sarwendah mengaku sudah mengetahui dugaan pengkhianatan pertama Ruben Onsu sejak 2017. Saat itu, Ruben disebut mengakui kesalahannya, meminta maaf, dan berjanji berubah. Sarwendah memilih bertahan demi keutuhan keluarga karena melihat perjuangan Ruben dalam mencari nafkah.
Sarwendah mengaku tidak sanggup lagi memendam masalah tersebut setelah mendapati dugaan perselingkuhan itu terulang. Ia juga mendapati adanya pengeluaran dana besar dari Ruben Onsu yang diduga diberikan kepada orang lain, padahal kondisi keuangan keluarga saat itu diklaim sedang sulit.
Pihak Ruben Onsu menyebut memiliki bukti rekaman CCTV pertengkaran, namun enggan menyebarkannya secara utuh karena dinilai tidak relevan dengan proses hukum yang sedang dijalani. Mereka hanya ingin membuktikan bahwa perilaku Ruben Onsu saat bertengkar tidak seperti yang dituduhkan pihak lain.
Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, menyampaikan hal ini saat ditanya soal bukti dugaan perselingkuhan yang kembali dilontarkan pihak Sarwendah.
"Terus kemudian ketika ada kata-kata selingkuh, semua orang mengatakan, 'Oh, itu bukti pertengkaran, bukti perselingkuhan dari mana?' Nah, makanya saya katakan sebenarnya enggak perlu lagi artinya itu saya memberikan apa klarifikasi apapun," ujar Minola Sebayang dalam tayangan Intens Investigasi.
Ia melanjutkan bahwa klarifikasi apa pun yang disampaikan pihaknya tidak akan mengubah opini publik yang sudah terbentuk.
"Apapun yang saya sampaikan, kalau memang misalnya itu tidak sesuai dengan keinginan orang yang berpihak kepada S, ya pasti tidak akan sesuai gitu loh. Saya tidak ngomong apapun untuk orang yang percaya baru tidaklah berselingkuh pasti akan percaya. Jadi sebenarnya kita enggak usah lagi berpolemik lagi," pungkas kuasa hukum Ruben Onsu tersebut.
Di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah meminta masyarakat tidak termakan framing atau potongan video pertengkaran yang beredar sepihak di media sosial. Menurut mereka, sebuah peristiwa harus dilihat secara utuh, bukan hanya dari satu potongan kecil percakapan.
"Itu kan selingkuh-selingkuh, mungkin tahunya dari video, ya. Nah, jadi menurut kami baiknya jangan framing, dalam artian pihak yang nge-spill itu jangan fokus di situ aja. Ibarat cerita 1 sampai 10, ya, jangan poin 4 dan 5 saja yang di-spill sampai tanya apa, 5 sampai dan seterusnya apa, harus utuh," ujar salah satu kuasa hukum Sarwendah daalam tayangan Intens Investigasi (6/8/2026).
"Jangan cuma, 'Oh, ini berantem.' Tapi tanya dong, apa isi berantemnya, penyebab berantemnya kenapa kok bisa terjadi? Efeknya seperti apa? Itu harus ditanyakan. Jangan cuma kasih isu seperti itu aja, itu kan enggak baik juga," tambahnya.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa pihaknya sengaja tidak membuka detail masalah rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah secara gamblang di hadapan media. Alasannya, mereka ingin melindungi psikologis anak-anak dari kemungkinan trauma di masa depan.
"Kami tidak mau membahas siapa yang selingkuh, siapa yang selingkuh. Tonton saja videonya, di situ sudah jelas kata-katanya apa yang dipertengkarkan. Ya, kami tidak mau membuka masalahnya secara detail di media. Maaf, rekan-rekan, kami tolong hormati juga bagaimana ada anak-anak, ya, kecuali mereka yang bertengkar tidak ada anak-anak, ya," ujar Chris Sam Siwu.
Chris menambahkan bahwa membuka detail pertengkaran tersebut secara terbuka sama saja dengan membuka aib kedua belah pihak, termasuk kliennya sendiri.
"Kalau kami buka aib satu pihak, artinya itu membuka aib klien kami juga. Jadi kami sangat-sangat menyesali semua ini menjadi terbongkar di dunia digital karena anak-anak pasti nanti akan melihat itu menjadi trauma tersendiri, menjadi PR tersendiri akhirnya buat orang tua," pungkasnya.
Kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa segala bukti dan keterangan terkait dugaan perselingkuhan Ruben Onsu akan disampaikan secara resmi di ruang persidangan, bukan untuk konsumsi publik atau perdebatan di media sosial.
Sementara itu, tim kuasa hukum Ruben Onsu juga meminta agar isu perselingkuhan tidak lagi dibahas karena proses perceraian keduanya sudah selesai, dan fokus saat ini seharusnya diarahkan pada kesejahteraan serta masa depan anak-anak Ruben Onsu dan Sarwendah.
(anf)