- Threads @medsosvirall - TikTok Serba Core
Deretan Kejanggalan Kasus Perempuan Meninggal Usai Operasi Ambeien, Kuasa Hukum Bongkar Temuan di ICU
tvOnenews.com - Kabar duka datang dari Batam setelah Dewi Sartika Sitinjak, perempuan berusia 24 tahun asal Samosir, Sumatera Utara, meninggal dunia pada Senin (10/8/2026).
Kepergian Dewi menjadi perhatian setelah keluarga mempertanyakan sejumlah hal yang terjadi selama dirinya menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Botania.
Sebelum meninggal, Dewi sempat menjalani operasi ambeien pada Selasa (28/7/2026).
- Threads @medsosvirall - TikTok Serba Core
Setelah tindakan tersebut, kondisinya awalnya disebut cukup baik. Ia bahkan masih dapat berkomunikasi dengan kekasihnya, Ando Jaya Samosir, beberapa jam setelah operasi.
Namun, kondisi Dewi kemudian mengalami perubahan. Ia sempat mendapat obat melalui jalur infus dan setelahnya dikabarkan mengalami mual hingga kejang.
Dewi akhirnya kehilangan kesadaran dan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama sekitar 10 hari.
Kondisi tersebut membuat pihak keluarga mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Kuasa hukum bongkar sejumlah kejanggalan
- Threads @medsosvirall - TikTok Serba Core
Kuasa hukum keluarga Dewi menyebut terdapat beberapa hal yang dianggap perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Salah satunya berkaitan dengan kondisi Dewi setelah mendapatkan suntikan melalui jalur infus.
"Dari sini rumah sakir Awal Bros, kita akan bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mengadakan otopsi. Karena, di sini dari kemarin kami juga sudah banyak kejanggalan-kejanggalan di sini yang kelalaian daripada dokter ataupun perawat banyak di sini. Bisa jadi, obat yang disuntikkan itu sehingga membuat dia kejang-kejang itu nggak tahu kita, obat seperti apa itu," kata kuasa hukum keluarga Dewi, dilansir dari unggahan TikTok Serba Core.
Meski demikian, keluarga belum dapat memastikan bahwa obat tersebut menjadi penyebab memburuknya kondisi Dewi. Dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis dan proses hukum.
Kuasa hukum keluarga juga menyoroti kondisi ruang ICU. Saat keluarga diperbolehkan menjenguk Dewi pada 8 Agustus 2026, mereka mengaku melihat sejumlah perangkat medis, termasuk ventilator dan selang, dalam kondisi yang dianggap janggal.
"Seperti pada tanggal 20 pada tanggal 8 Agustus kemarin tepatnya kurang lebih di jam 21.30 malam bahwasanya keluarga pasien mau membesuk untuk berdua ke ruang ICU dan itu diperbolehkan oleh dokter Putra, nah setelah sampai di ruangan ICU itu keluarga mendapati ventilator-ventilator terbuka atau selang terputus," tambah sang kuasa hukum.
Temuan itu kemudian menjadi salah satu alasan keluarga meminta persoalan tersebut diperiksa secara menyeluruh.
Rumah sakit klaim sesuai prosedur
Di sisi lain, dugaan malapraktik belum dapat disebut sebagai fakta. Pihak rumah sakit menyatakan pelayanan medis terhadap Dewi telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur.
Karena itu, penyebab pasti meninggalnya Dewi serta ada atau tidaknya unsur kelalaian masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan.
"Kalau terkait kematian Dewi Sartika ini dikatakan pihak rumah sakit semua sudah sesuai SOP, kita nggak tahu seperti apa SOP mereka, kita sebagai masyarakat awam kita tidak tahu, tetapi yang jelas banyak kejanggalan-kejanggalan yang kita dapati di sini," jelas kuasa hukum keluarga Dewi.
Kini keluarga Dewi berharap proses hukum dan pemeriksaan medis dapat berjalan secara transparan sehingga berbagai dugaan yang selama ini menjadi pertanyaan dapat memperoleh jawaban yang jelas. (asl)