news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penjahit pemilik usaha Sintya Tailor, Ni Made Tiadnyani alias Bu Sintya dan sang pelanggan sekaligus perempuan asal Lombok, Hilda saat sepakat damai.
Sumber :
  • Polsek Abiansemal

Masih Ingat Perempuan Lombok Dihina Penjahit di Bali dan Dikira Orang Jawa? Video Sidang Disebut Mirip Intimidasi Viral

Video sidang mediasi antara penjahit Sintya Tailor di Badung, Bali, Ni Made Tiadyani (Bu Sintya) dengan pelanggan, Hilda viral karena dinilai mirip intimidasi.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:12 WIB
Reporter:
Editor :

Badung, tvOnenews.com - Polemik percekcokan perempuan asal Lombok, Hilda dan penjahit Sintya Tailor di Badung, Bali, Ni Made Tiadnyani alias Bu Sintya yang sempat viral pada Juli 2026 lalu kembali mencuri perhatian publik.

Kasus dugaan rasisme ini sempat dimediasi oleh Polsek Abiansemal dan dihadiri oleh tokoh publik pada Minggu (19/7/2026). Hasilnya menunjukkan Bu Sintya dan sang pelanggan sepakat untuk berdamai.

Terkini rekaman video sidang keduanya mendadak viral di media sosial usai diunggah melalui akun Instagram Rumpi Gosip pada Kamis (13/8/2026). Proses mediasi itu sendiri memicu reaksi berbeda yang di mana warganet menilai lebih mirip adanya dugaan intimidasi.

Dalam video yang beredar, Hilda tampak duduk dengan raut wajah tegang di dalam ruangan. Ia lebih cenderung banyak mendengarkan nada bicara anggota DPD Dapil Bali, Arya Wedakarna yang mengarahnya lebih tegas ketimbang perlakuan kepada pihak penjahit.

"Si ibu kenapa emosi gitu," ujar Hilda.

Tukang jahit pemilik Sintya Tailor di Bali, Ni Made Tiadnyani alias Bu Sintya & Pelanggannya, Hilda dalam sidang mediasi percekcokan berujung kasus dugaan rasisme
Sumber :
  • TikTok/@aryawedakarnasuyasa

Beberapa pertanyaan justru terus bermunculan dan menyinggung dampak apabila laporan berlanjut. Hal ini bisa membuat usaha jahit Sintya Tailor milik Bu Sintya tutup.

Laporan tersebut juga sangat berdampak pada nasib keluarga Bu Sintya. Penjahit itu dan sang suami hanya mengandalkan mata pencariannya dari tempat usaha Sintya Tailor.

"Terus udah terjadi gimana? Sekarang mau diapain ibu ini di depan saya? Emang ibunya salah? Maunya gimana, emang mau ditutup? Si bapak ibu ini sama-sama penjahit lho, anaknya masih sekolah. Kalau ditutup, mau enggak kasih makan?," tanya Arya.

Hilda juga mendapat peringatan terkait penyebaran video tanpa izin berujung viral di media sosial. Tindakan ini potensi berbalik menjadi laporan terkait Undang-Undang (UU) ITE.

"Pihak keluarga punya hak buat balik melaporkan kamu. Kalau pihak keluarga merasa repot, kalau misal pihak keluarga melaporkan UU ITE boleh. Walaupun sudah damai tapi pihak keluarga punya hak buat melaporkan kamu karena kamu sudah nyebarin video orang," bebernya.

Di sisi lain, Arya menilai ucapan Bu Sintya telah salah. Ia berharap agar segera damai dan perempuan asal Lombok tersebut menyelesaikan perkara tersebut.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:54
05:21
00:53
05:01
04:21

Viral