- tvOneNews
Mengenal Citra, Sosok Siswa SR Sekaligus Karateka Berprestasi yang Langsung Diperkenalkan Presiden Prabowo
Sang ibu, Hajrah dikenal sebagai orang tua tunggal. Pekerjaan ibu Citra menjadi serabutan yang biasanya kerap membersihkan dan menyapu masjid hingga menjadi buruh cuci harian.
Citra tidak tega melihat kondisi sang ibu berjuang sendirian. Ia pun berupaya untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan keluarga, misalnya keliling berjualan kacang di beberapa lokasi di Kota Pangkep.
"Bantu Mama," kata Citra saat ditanya soal kegiatannya sebelum menjadi siswa Sekolah Rakyat.
Ia mendapatkan kacang yang dijualnya karena diperoleh dari tetangga mempunyai usaha tersebut. Karena itulah, Citra menjajakan dagangannya di sekitar taman kota hingga beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Hasil dari menjual kacang dalam sehari, Citra bisa mendapatkan omset sekitar Rp200 ribu.
Wali Asuh SRT 67 Pangkep Maysaroh Abdi Gobel berpendapat keputusan Citra bantu berjualan kacang karena langsung berasal dari keinginannya. Siswi Sekolah Rakyat itu memang ingin membantu sang ibu.
"Citra sebelum di Sekolah Rakyat itu benar-benar berjuang membantu ibunya untuk memenuhi kebutuhan di rumah, karena ibunya orang tua tunggal. Dia bekerja sebagai tukang cuci harian dan menyapu di masjid," kata Maysaroh.
Menariknya, kata Maysaroh, Citra kerap kali berjualan tanpa diketahui oleh ibunya. Ia berusaha untuk berkeliling sampai waktu malam hari demi memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
"Dia melihat ibunya di rumah tidak punya makanan. Terus dia mau makan apa? Supaya dia makan, dia bantu," terangnya.
Kondisi membantu perekonomian keluarga membuat Citra pernah hampir di titik meninggalkan bangku sekolah. Namun, situasi keadaan berubah setelah dirinya diterima sebagai siswa Sekolah Rakyat.
Di Sekolah Rakyat, Citra tidak hanya kembali mendapatkan kesempatan belajar. Ia juga memperoleh lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya.
Ia kini memulai kesehariannya sejak waktu Subuh. Citra selalu menjalani aktivitas seperti ibadah, sarapan hingga mengikuti kegiatan pembelajaran dan berbagai aktivitas di sekolah.
"Bangun subuh, shalat, makan pagi, belajar," tuturnya.
Ia mengaku dirinya sangat menyukai mata pelajaran matematikan. Selain kegiatan akademik, Citra juga menemukan minat baru melalui kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya karate.