- tvOneNews
Mengenal Citra, Sosok Siswa SR Sekaligus Karateka Berprestasi yang Langsung Diperkenalkan Presiden Prabowo
Maysaroh membocorkan bakat Citra mulai terlihat di bidang olahraga bela diri. Hal itu pasca siswi berusia 10 tahun itu rutin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah Rakyat.
"Bakat siswa dikembangkan melalui ekskul-ekskul. Banyak ekskulnya di Sekolah Rakyat kami. Salah satunya karate," kata Maysaroh.
Citra kini mendapatkan sabuk kuning yang melingkar di pinggangnya. Dari situasi ini, ia mulai menapaki jalan menuju prestasi di cabang karate, salah satunya pernah berhasil menyabet gelar Juara II tingkat Kabupaten Pangkep.
Saat ditanya perasaannya pasca mendapat prestasi tersebut, Citra tidak menutupi kebahagiaannya. Ia mengaku sangat senang telah memperoleh gelar itu.
Bagi Maysaroh, prestasi yang didapatkan menjadi salah satu bukti bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki potensi besar apabila memperoleh kesempatan dan pendampingan yang tepat.
"Alhamdulillah, setelah di Sekolah Rakyat, Citra sudah mampu berinteraksi dengan baik dan memperlihatkan bakatnya di bidang karate hingga berprestasi," ucap Maysaroh.
Tambah Maysaroh, Citra juga memperlihatkan semangat belajar yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa siswi itu tidak hanya memilki keunggulan pada kemampuan bela diri yang semakin berkembang.
"Citra cepat sekali menghafal. Dia mau tahu segala hal dan mau belajar. Semangat belajarnya tinggi," ungkap Maysaroh.
Perubahan itu juga terlihat dari kondisi fisiknya. Saat mengunjungi rumah Citra, Maysaroh melihat kondisi keluarga yang masih sangat terbatas.
Setelah tinggal dan belajar di Sekolah Rakyat, Citra mendapatkan makanan bergizi secara teratur, yakni tiga kali makan dan dua kali snack setiap hari.
"Yang pertama, ibunya melihat dari bentuk badannya sudah berisi. Sebelumnya dia sangat kurus. Di Sekolah Rakyat dia makan tiga kali sehari dan dapat dua kali snack," tutur Maysaroh.
Bagi Citra, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat untuk kembali belajar. Di sana ia mendapatkan ruang untuk bermimpi dan mengembangkan kemampuan yang sebelumnya belum sempat ia kenali.
Kini Citra mempunyai cita-cita yang ingin diwujudkan. Ia ingin terus belajar, berprestasi, dan suatu hari mengenakan sabuk hitam karate.
Maysaroh melihat semangat itu sebagai kekuatan terbesar Citra. Ia berkata, "Semangatnya sangat tinggi. Dia ingin menggapai cita-citanya, karena dia ingin memperbaiki derajat keluarganya."