- Tim TvOne/ Sri Gustina
Pernyataan Sikap Sekolah Swasta soal Guru yang Viral Diduga Selingkuh dengan Murid buat Hati Istri Hancur Lebur
Jakarta, tvOnenews.com - Pihak manajemen salah satu sekolah swasta merilis pernyataan resmi. Hal ini tak lepas adanya kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum guru dengan murid viral di media sosial.
Melalui Instagram resminya, pihak manajemen sekolah swasta dari SMK Purnama Bakti buka suara terkait status hubungan oknum guru dengan wanita selaku muridnya sehingga berujung cerai dari istri.
"Menanggapi informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan hubungan antara salah satu tenaga pendidik dengan seorang siswi/alumni," tulis SMK Purnama Bakti dikutip tvOnenews.com, Selasa (18/8/2026).
Klarifikasi Pihak Sekolah Swasta soal Guru Diduga Selingkuh dengan Murid
- Instagram/@devatania
Manajemen sekolah menyampaikan beberapa poin dari pernyataan resmi tertulisnya. Berdasarkan hasil penelusuran dari pihak internal, wanita yang diduga menjadi selingkuhan oknum tenaga pendidiknya bukan sebagai siswi aktif.
"Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikan dan berstatus sebagai alumni pada saat dugaan pendekatan tersebut terjadi," terang pihak sekolah.
Pihak sekolah menegaskan dugaan hubungan yang terjalin menunjukkan bahwa siswi tersebut telah berstatus alumni. Artinya, wanita diduga selingkuhan oknum guru itu sudah lulus saat terjadinya perselingkuhan.
Namun begitu, pihak sekolah tetap mengecam keras terkait kasus dugaan perselingkuhan tersebut. Isu viral ini tidak boleh dibiarkan meskipun wanita itu sudah berstatus alumni.
Manajemen SMK Purnama Bakti sangat menyayangkan apabila dugaan perselingkuhan oknum gurunya terbukti. Kasus ini dinilai sudah tidak bisa ditoleransi lagi.
"Pihak sekolah tetap memandang serius persoalan tersebut karena berkaitan dengan etika, integritas, profesionalitas, serta tanggung jawab moral seorang tenaga pendidik," katanya.
Manajemen sekolah swasta tersebut mengambil keputusan setelah mendengar isu viral itu. Oknum tenaga pendidiknya resmi diberhentikan secara tidak hormat (PTDH).
Pemberhentian oknum guru tersebut telah terhitung sejak 15 Agustus 2026. Hal ini memastikan tenaga pendidik itu sudah tidak mengajar di sekolah swasta tersebut.
"Setelah melalui proses penelusuran, evaluasi, dan pertimbangan internal, pihak sekolah telah mengambil tindakan tegas terhadap tenaga pendidik yang bersangkutan, yaitu pemberhentian dari sekolah secara tidak hormat," ungkap pihak sekolah.
Pihak sekolah menginginkan setiap tenga pendidiknya tetap menjaga kode etik. Para guru wajib terus menjaga profesionalitas, khususnya di dalam lingkungan sekolah.
"Pihak sekolah menegaskan bahwa setiap tindakan yang bertentangan dengan kode etik, profesionalitas, dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh seorang pendidik tidak dapat dibenarkan dan tidak akan ditoleransi," tegasnya.
"Pihak sekolah menghormati seluruh pihak yang terkait dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan pendidikan yang aman, profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika," sambung manajemen sekolah.
Manajemen SMK Purnama Bakti Minta Publik Tidak Sebar Hoaks
Dalam penutupnya, pihak sekolah mengimbau agar publik tidak menyebarluaskan informasi hoaks. Langkah ini untuk menghindari tuduhan hingga kesimpulan yang tidak mendasar.
"Menghindari penyebaran identitas atau informasi pribadi pihak-pihak yang terkait. Setiap informasi yang beredar hendaknya disikapi secara bijaksana dan tidak dijadikan dasar untuk melakukan penghakiman di ruang publik."
"Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan klarifikasi resmi dari pihak sekolah."
Sebelumnya, kasus dugaan perselingkuhan oknum tenaga pendidik di sekolah swasta tersebut mendadak viral setelah sang istri, Reztania Deva teriak di ruang media sosial. Sang suami selaku guru SMK Purnama Bakti diduga mempunyai hubungan khusus dengan murid sendiri.
Melalui unggahan Instagram pribadinya @devatania, Deva mengungkapkan kondisi rumah tangganya saat ini. Ia mengaku sebagai ibu anak kembar yang diduga diselingkuhi sang suami.
"Hi kenalin, ini aku ibu anak kembar yang udah diselingkuhin suamiku sama muridnya sendiri," tulis Deva.
Ia tidak menyangka rumah tangganya berakhir begitu cepat. Menurutnya, memiliki anak kembar sebagai salah satu anugerah sehingga membuat dirinya layak dicintai oleh oknum guru tersebut.
"Selama ini aku enggak pernah banyak menuntut. Bahkan saat dia belum punya pekerjaan tetap. Aku belajar menahan diri. Mau beli sesuatu, aku tahan. Mau makan sesuatu, aku pikir-pikir lagi. Aku selalu melihat keadaan keuangannya. Karena aku pikir, kalau aku cukup pengertian, cukup sabar, dan enggak banyak menuntut, dia akan tetap setia," terang Deva.
Situasi semakin berbeda saat sang suami selalu cuek. Oknum guru tersebut diduga telah memiliki wanita lain yang disebut sebagai muridnya sendiri.
Ia pun menunjukkan sejumlah tangkapan layar percakapan dirinya dengan suami. Balasan dari oknum guru tersebut selalu lama sehingga menimbulkan kecurigaan.
Amarah Deva semakin terlihat setelah mengirim foto sang suami diduga sedang selingkuh dengan sosok wanita diduga muridnya sendiri.
(hap)