- Instagram @kabinetrakyatindonesia
Mengenal Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI yang Viral saat Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Sebagai salah satu pimpinan BEM UI, ruang gerak Fathimah pun semakin luas. Ia tidak hanya berbicara mengenai persoalan internal kampus, tetapi juga ikut menyuarakan berbagai isu sosial dan kebijakan pemerintah.
- Instagram @fathimahzzhr
Peran tersebut membuat namanya semakin sering muncul dalam forum publik.
Popularitas Fathimah di ruang publik meningkat setelah ia tampil dalam diskusi mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Juni 2026.
Dalam forum tersebut, Fathimah berdiskusi dengan Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong mengenai kebijakan MBG dan persoalan pembangunan di Indonesia.
Bahtra menyoroti manfaat MBG dari sisi pemenuhan gizi anak sekaligus dampak ekonominya.
Menurut pandangan tersebut, program MBG juga berkaitan dengan rantai pasok pangan karena melibatkan petani, peternak, nelayan, serta pelaku UMKM.
Fathimah kemudian menyampaikan sudut pandang berbeda. Ia tidak sekadar memperdebatkan persoalan makanan bergizi, tetapi mempertanyakan prioritas pembangunan ketika masih ada persoalan mendasar di sejumlah daerah.
Ia menyoroti akses pendidikan dan infrastruktur dasar yang menurutnya masih menjadi hambatan bagi sebagian anak untuk mendapatkan pendidikan secara layak.
Pernyataan tersebut kemudian dipotong dan tersebar di media sosial. Cara Fathimah menyampaikan argumentasi secara tenang dan terstruktur membuat namanya semakin dikenal.
Nama Fathimah kembali muncul dalam pemberitaan ketika BEM UI menggelar aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI pada 18 Agustus 2026.
Dalam perjalanan menuju lokasi aksi, massa mahasiswa sempat tertahan di kawasan Sudirman.
Ketegangan terjadi ketika mahasiswa mempertanyakan pembatasan penggunaan mobil komando dan akses menuju Bundaran HI.
Sejumlah laporan mengenai aksi tersebut menyebut terdapat delapan tuntutan yang dibawa BEM UI, antara lain terkait pemberantasan KKN, reforma agraria, harga kebutuhan pokok dan BBM, evaluasi PSN, penghentian MBG dan KDMP, persoalan transfer ke daerah, penanganan bencana, serta penolakan terhadap represivitas dan intervensi aparat dalam ruang sipil.
Di tengah situasi tersebut, Fathimah terlihat ikut berdialog dengan aparat.
Momen ketika dirinya berhadapan dengan polisi kemudian menjadi perhatian.
Namun, bukan hanya perdebatan yang mencuri perhatian. Fathimah juga terlihat menangis ketika situasi aksi semakin tegang.