- Thread @kak_iman
Kebaikan di Tengah Bencana, Pemilik Toko di NTT Viral Usai Gratiskan Susu hingga Popok Bayi untuk Korban Gempa
tvOnenews.com - Kisah solidaritas warga di tengah bencana gempa bumi Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menyentuh perhatian publik.
Seorang pemilik toko di Reo, Kabupaten Manggarai, memilih membuka tokonya bukan untuk mengejar keuntungan, melainkan membantu warga yang membutuhkan logistik setelah gempa.
Pemilik toko yang diketahui bernama Nurdin tersebut bahkan menggratiskan sejumlah kebutuhan dasar, khususnya untuk bayi dan anak-anak. Susu hingga popok bayi disiapkan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Aksi kemanusiaan tersebut kemudian viral di media sosial setelah diunggah melalui akun Threads @kang_iman.
Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, unggahan itu telah mendapatkan ribuan tanda suka dan menuai banyak komentar positif dari warganet.
Di tengah kondisi darurat pascagempa, tindakan Nurdin menjadi gambaran bagaimana masyarakat ikut mengambil peran untuk saling membantu ketika kebutuhan dasar sulit diperoleh.
Dalam video yang beredar, Nurdin terlihat menjelaskan alasan dirinya meminta karyawan tetap membuka toko setelah gempa.
Keputusan tersebut diambil meski para karyawannya juga terdampak bencana dan memiliki keluarga yang harus diurus.
Namun, Nurdin meminta mereka membantu menyediakan barang bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa toko tersebut tidak dibuka untuk berjualan seperti hari biasa.
“Mereka juga kena musibah, mereka tadi juga sempat keberatan untuk buka hari ini, saya bilang kalau saya tidak mau jualan hari ini. Hanya mau menyiapkan untuk orang-orang yang butuh barang-barang seperti (untuk) bayi, susu, dan pampers. Itu aja,” ujar Nurdin dalam video yang diunggah akun Thread @kak_iman.
Sikap tersebut membuat toko yang berada di Reo itu berubah fungsi sementara. Barang-barang yang tersedia digunakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak setelah gempa.
Nurdin mengatakan dirinya bersyukur karena kondisi toko masih cukup baik setelah gempa. Meskipun barang-barang di dalam toko sempat berantakan akibat guncangan, sebagian besar masih dapat digunakan.
“Nama tokonya Maci Mart Reo yang Alhamdulillah kami masih diberi perlindungan, barang-barang saja yang terbengkalai. Makanya saya dorong adik-adik (buka toko), mereka juga sibuk ngurus keluarga,” katanya.