- Instagram @viraljusticecom/Facebook Reynaldi Chandra
Profil Rachmat Praditya Kusuma, Pekerja Event yang Tewas Ditabrak Pengemudi Outlander Mabuk di Surabaya
tvOnenews.com - Rachmat Praditya Kusuma menjadi korban dalam insiden kecelakaan lalu lintas setelah mobil outlander yang dikendarai pengemudi mabuk menabraknya.
Saat itu, korban dikabarkan tengah melakukan bongkar muat barang ke dalam pick up selepas menggarap sebuah event di dekat lokasi kejadian.
Lantas, siapa sosok Rachmat Praditya Kusuma?
Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gubernur Suryo, tepatnya depan alun-alun Surabaya. Ketika itu, Mitsubishi Outlander menabrak sejumlah kendaraan.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 03.30 WIB ketika mobil yang dikendarai ENR (32) pengemudi wanita berpakaian merah melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari.
Awalnya, ENR menabrak taksi listrik VinFast yabg sedang terparkir di sisi kanan jalan. Namun bukannya berhenti, pengemudi itu kembali melanjutkan perjalanannya.
- Instagram @viraljusticecom
Sesampainya di Jalan Gubernur Suryo, pengemudi wanita tersebut menabrak korban berinisial RPK yang sedang loading barang ke mobil pick up miliknya.
RPK mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya. Namun karena kerasnya benturan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Selepas kejadian, mobil outlander yang dikemudikan ENR langsung dikerubungi warga. Menurut kepolisian, pelaku berkendara di bawah pengaruh alkohol.
Profil Rachmat Praditya Kusuma
Melansir dari @viralforjusticecom, korban berinisial RPK merupakan Rachmat Praditya Kusuma seorang pekerja event berusia 25 tahun asal Surabaya.
Saat kejadian, korban sedang bekerja memindahkan perlengkapan ke atas mobil pikap miliknya yang terparkir di sisi jalan Gubernur Suryo.
Korban yang tak sempat menyelematkan diri kemudian terhimpit di antara mobil pickup miliknya dengan Mitsubishi Outlander dari pelaku ENR.
- Instagram @viraljusticecom/Facebook Reynaldi Chandra
Adapun jika melansir dari mesin pencarian, sosok Rachmat Praditya Kusuma pernah berkuliah di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya jurusan Teknik Mesin.
Kendati demikian, kabar itu belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut. Walau begitu, datanya sempat terlampir di Biro Akademik Untag Surabaya.
Sementara itu, ada lagi kesaksian beberapa warganet lewat kolom komentar Instagram yang mengatakan jika korban merupakan anak Paskibra angkatan 2022.
Namun apapun yang terjadi, banyak simpati yang datang kepada almarhum yang menjemput ajalnya ketika sedang mencari nafkah untuk keluarga.