- YouTube/RCTI Mega Entertainment
Viral Aksi Pedang Pora di 'Pernikahan' Arya Saloka dan Asha Assuncao, Polda Metro Jaya Beri Penjelasan Resmi
tvOnenews.com - Jagat media sosial sempat digemparkan oleh kabar 'pernikahan' antara aktor Arya Saloka dan aktris Asha Assuncao pada Minggu (23/8/2026).
Pesta pernikahan megah tersebut sejatinya merupakan bagian dari pertunjukan hiburan pada puncak perayaan ulang tahun stasiun televisi swasta Indonesia.
Dalam gelaran tersebut, dihadirkan pertunjukan teatrikal dari sinetron Terikat Janji yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat pecinta sinetron Tanah Air, lantaran menyajikan alur cerita yang penuh intrik dan memikat perhatian publik.
Dalam adegan pesta pernikahan fiktif tersebut, penampilan kedua mempelai tampak sangat memesona. Arya Saloka terlihat begitu gagah berbalut seragam resmi kepolisian, sementara Asha Assuncao tampil anggun dalam balutan gaun pengantin putih yang dilengkapi mahkota serta veil (tudung kepala transparan berbahan tile atau renda).
Suasana acara juga kian meriah berkat adanya prosesi upacara Pedang Pora, yang disajikan bak pernikahan perwira kepolisian sungguhan di dunia nyata.
- Instagram/officialrcti
Usut punya usut kehadiran unsur kepolisian dalam pernikahan tersebut memiliki kaitan erat dengan latar belakang cerita sinetron Terikat Janji.
Dalam serial tersebut, Arya Saloka memerankan karakter bernama Sena. Sena sebenarnya adalah seorang anggota intel kepolisian yang menyamar menjadi pedagang ketoprak demi menjalankan misi rahasia.
Penyamaran tersebut ia lakukan guna menyelidiki dalang di balik kasus kematian sahabatnya, yang ternyata ikut melibatkan keluarga dari karakter Davina (Asha Assuncao).
Penayangan adegan Pedang Pora secara siaran langsung di layar kaca itu mendadak viral di berbagai media sosial, tak terkecuali platform X.
Banyak netizen yang merasa takjub sekaligus penasaran hingga mempertanyakan, apakah barisan prajurit yang memperagakan Pedang Pora tersebut merupakan perwira kepolisian asli atau sekadar pemeran figurin.
Bahkan, beberapa pengguna internet berspekulasi bahwa personel yang tampil di atas panggung merupakan anggota aktif yang bertugas di lingkungan Polda Metro Jaya.
Menjawab rasa penasaran publik, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budhi Hermanto membenarkan kabar tersebut.
Kepada tvOnenews.com, ia mengonfirmasi bahwa para perwira yang memperagakan tradisi Pedang Pora dalam resepsi pernikahan Sena dan Davina, memang merupakan personel kepolisian resmi dari Polda Metro Jaya yang dikerahkan untuk mendukung jalannya adegan tersebut.
"Benar. Pihak stasiun televisi mengajukan permohonan personel Pedang Pora kepada Kadiv Humas Polri," ujar Budhi Hermanto Hermanto saat dihubungi oleh tvOnenews.com via WhatsApp pada Senin (24/8/2026).
- Instagram/officialrcti
"Surat permohonan tersebut diteruskan ke Polda Metro Jaya, sehingga Polda Metro Jaya mempersiapkan personel pedang pora lengkap," katanya.
Pedang Pora sendiri berasal dari istilah pura pedang atau gerbang pedang, yakni tradisi penghormatan khas di lingkungan militer (TNI) maupun kepolisian (Polri).
Tradisi ini digelar khusus saat seorang perwira melangsungkan pernikahan pertama, di mana barisan pedang yang terangkat membentuk gapura melambangkan doa, perlindungan, serta simbolis dimasukinya gerbang kehidupan baru sekaligus penerimaan pasangan ke dalam keluarga besar institusi kedinasan. (ism)