news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ferry Irwandi di Lokasi Karhutla.
Sumber :
  • Instagram @irwandiferry

Ferry Irwandi Mendarat di Pontianak, Langsung Turun ke Lokasi Karhutla: Banyak Titik Sulit Dijangkau

Ferry Irwandi mendarat di Pontianak dan langsung turun ke lokasi Karhutla. Ia melakukan aerial mapping karena banyak titik kebakaran sulit dijangkau.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:41 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ferry Irwandi mendarat di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu, 26 Agustus 2026, dan langsung bergerak menuju lokasi Karhutla. Ferry Irwandi bersama tim melakukan aerial mapping untuk memetakan titik kebakaran yang sulit dijangkau.

Kedatangan Ferry Irwandi ke Pontianak bukan sekadar untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan petugas pemadam kebakaran. Ia bersama tim juga turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi Karhutla serta melakukan pemetaan udara di sekitar kawasan hutan yang terbakar.

Sebelum bertolak ke Kalimantan Barat, Ferry Irwandi telah membawa ratusan masker full face dari Jakarta. Alat pelindung diri tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat dan petugas di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla yang semakin pekat di sejumlah wilayah Kalimantan.


Ferry Irwandi di Lokasi Karhutla. (Sumber: Instagram @irwandiferry)

Setibanya di Pontianak, Ferry mengungkapkan kondisi kabut asap sudah terasa menyengat bahkan ketika dirinya masih berada di dalam kabin pesawat. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran situasi yang dihadapi masyarakat Kalimantan Barat akibat kebakaran hutan dan lahan.

Selain menyalurkan bantuan, Ferry Irwandi melakukan aerial mapping di sekitar kawasan hutan yang terbakar. Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengetahui lokasi titik api secara lebih jelas sekaligus mencatat koordinat yang nantinya dapat dibagikan kepada petugas, relawan, dan pihak terkait.

Melalui akun Instagram @irwandiferry, Ferry membagikan momen ketika dirinya berada di titik Karhutla. Dalam unggahan tersebut, ia menjelaskan tujuan tim melakukan pemetaan udara serta langkah yang akan dilakukan setelah mendapatkan informasi dari lapangan.

“Kita coba untuk melakukan aerial mapping di sekitar hutan yang terbakar di daerah Kalimantan Barat, titik koordinatnya kita catat lalu kita bagikan untuk petugas, relawan, dan semua pihak terkait,” tulisnya pada 27 Agustus 2026.

Ferry kemudian mengungkapkan bahwa kondisi di sejumlah titik kebakaran cukup berat. Akses menuju lokasi menjadi salah satu kendala yang membuat proses penanganan tidak mudah dilakukan oleh petugas maupun relawan.

“Banyak titik bakar yang berat yang aksesnya sulit dijangkau, kita segera olah informasi yang kita dapat untuk kita tindaklanjuti, follow up apa yang bisa kita lakukan,” lanjutnya.

Sementara itu, Ferry menyebut masih terdapat sejumlah titik kebakaran yang dapat dijangkau oleh masyarakat dan petugas. Pemadaman di lokasi tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai elemen yang berada di lapangan.

“Sementara untuk titik yang sedang terbakar lain yang masih terjangkau, sedang dilakukan pemadaman bersama oleh seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.

Unggahan Ferry Irwandi mengenai kondisi Karhutla tersebut mendapat respons besar dari warganet. Dalam waktu sekitar tiga jam, unggahan itu telah memperoleh 43,3 ribu tanda suka dan lebih dari 500 komentar yang berisi dukungan serta apresiasi atas langkah Ferry dan timnya.

“Terima kasih bang @irwandiferry sudah datang dan membantu...” tulis akun @fitrianikiardila.

Komentar lain datang dari akun @rh_766hi. “Orang baik sebenar-benarnya orang baik. Sehat-sehat bang, selamat datang di kotaku,” tulisnya.

Sementara itu, akun @fitraadani turut memberikan dukungan kepada para relawan dan petugas yang berjuang menangani Karhutla di Kalimantan Barat.

“Hari ini luar biasa cuaca kota Pontianak kita yang tercinta ini, semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang penuh berkah di seluruh Kalimantan, semangat para pahlawan api dan terima kasih banyak bang Ferry dan saudara setanah air dan relawan Kita Bisa,” tulisnya.

Langkah Ferry Irwandi turun langsung ke lokasi Karhutla di Kalimantan Barat sebelumnya diawali dengan pertemuan bersama aktivis lingkungan Andrew Kalaweit pada 23 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas kondisi darurat di Kalimantan, termasuk pemetaan situasi dan kebutuhan bantuan yang paling mendesak.

(anf)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral