- Humas Polri
Siapa Brigjen Pol Hengki Haryadi? Eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat yang Pernah 3 Kali Tangkap Hercules
tvOnenews.com - Demonstrasi 27 Agustus 2026 silam yang memakan korban seorang warga membuat netizen menyandingkan Hercules dengan Brigjen Pol Hengki Haryadi.
Konon, jatuhnya korban jiwa pada 27 Agustus kemarin diduga disebabkan oleh ormas bentukan Hercules yang memukuli seorang warga di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Adapun di saat bersamaan, warganet merindukan sosok Brigjen Pol Hengki Haryadi yang beberapa tahun lalu sukses menumpas aksi premanisme di Jakarta, termasuk kelompok Hercules.
Lalu, bagaimana kabar terbaru dari Brigjen Pol Hengki Haryadi?
Pernah Menangkap Hercules 3 Kali
- Tangkapan layar YouTube GRIB TV
Viral kembali di media sosial sebuah potongan video saat Hengki Haryadi hadir sebagai narasumber di program Mata Najwa Metro TV pada 2014 silam.
Ketika itu, Brigjen Pol Hengki Haryadi yang menjabat Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat baru saja mengamankan Hercules dan anak buahnya atas kasus premanisme.
“Yang seram-seram tuh spesialis Hengki Haryadi tampaknya?,” tanya Najwa Shihab.
“Ya sepertinya demikian mbak, karena pimpinan menempatkan kita di tempat-tempat seperti itu ya,” jawab Hengki Haryadi dengan tenang.
“Pasca ditangkapnya John Kei pada saat itu, kita adakan analisa dan evaluasi bahwa terjadi peningkatan pada kasus premanisme yang dilakukan kelompok Hercules,“ jelasnya.
Langkah itu menjadi permulaan bagi Brigjen Pol Hengki Haryadi. Setelah 2013, ia kembali menangkap Hercules, tepatnya sebanyak dua kali pada 2017 dan 2018.
Bukan sembarang tangkap, saat itu Hercules diamankan tim kepolisian yang dipimpin Hengki Haryadi dengan tuduhan pemerasan, kekerasan hingga pendudukan lahan.
Menjadi satu-satunya pimpinan kepolisian yang mampu tiga kali menangkap Hercules, maka selepas demo 27 Agustus pecah, nama Hengki Haryadi bergema di jagat maya.
Ini karena kelakuan diduga ormas bentukan Hercules di demo tersebut yang menewaskan warga. Bahkan, sosok diduga Rosario Marshal tersebut tampak hadir di lokasi.
Warganet berandai-andai jika Brigjen Pol Hengki Haryadi masih bertugas di Jakarta, maka situasi chaos seperti contoh di atas bisa diminimalisir.
Kabar Brigjen Pol Hengki Haryadi
- Humas Polri
Lahir di Palembang, Sumatera Selatan 16 Oktober 1974, Hengki Haryadi merupakan lulusan Akpol 1996 yang punya rekam jejak panjang di bidang reserse.
Pengalamannya di Jakarta pertama kali terjadi pada 2010. Awalnya, Hengki Haryadi menjabat Kapolsek Metro Gambir kurang lebih selama tiga tahun.
Setelah menjabat Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat pada 2013 dan menangkap Hercules, ia pun naik memimpin Polres Jakarta Barat 2017 hingga 2019.
Pada 2020, Brigjen Pol Hengki Haryadi ditugaskan sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat. Dua tahun kemudian, ia kembali ke Polda Metro Jaya sebagai Ditreskrimum.
Dalam masa jabatannya itu, Hengki Haryadi berhasil mengungkap kasus mafia tanah dan menetapkan 30 orang sebagai tersangka. Dari sini, namanya kian tersohor di Jakarta.
Berbagai kasus lainnya juga mampu diungkap Hengki Haryadi. Selain premanisme dan mafia tanah, ia juga membongkar pidana narkotika serta kriminalitas lainnya.
Saat ini, Hengki Haryadi berpangkat Brigjen Pol dan mendapat amanat sebagai Wakapolda Riau. Pada Januari 2026 lalu, ia serah terima jabatan di Mapolda Riau.