- Tangkapan layar threads Leonakanza17
Sebenarnya Apa Isi Pesan DM Dokter Obgyn yang Diduga Lecehkan Selebgram hingga 2 Tempat Praktik Bereaksi?
Percakapan yang diduga berasal dari akun Instagram @iballmd tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perhatian warganet.
Dua Tempat Praktik Bereaksi, Kirana Clinic Nonaktifkan Dokter
Setelah kasus menjadi viral, Kirana Clinic menyatakan telah meminta klarifikasi kepada dr Muhammad Iqbal SpOG. Manajemen menyebut persoalan tersebut merupakan percakapan pribadi yang terjadi di luar lingkungan pelayanan kesehatan klinik.
"Manajemen menyatakan bahwa permasalahan di media sosial yang diduga dilakukan oleh dr Muhammad Iqbal SpOG tersebut merupakan percakapan yang sifatnya pribadi dan terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan Kirana Clinic," demikian pernyataan manajemen Kirana Clinic.
Meski berada di luar pelayanan klinik, manajemen tetap meminta dokter memberikan penjelasan.
"Sebagai bentuk tanggung jawab profesi, manajemen telah meminta yang bersangkutan memberi klarifikasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik," lanjut manajemen.
Kirana Clinic kemudian mengambil keputusan administratif dengan menonaktifkan penugasan dokter tersebut.
"Penugasan dr Muhammad Iqbal SpOG di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan akibat situasi ini," tulis manajemen.
RSUD Lebong Klarifikasi, Dokter Klaim Akunnya Diretas
Sementara itu, RSUD Lebong mengambil langkah dengan memanggil dokter yang bersangkutan untuk memberikan keterangan. Direktur RSUD Lebong, dr. Meinoffiandi Leswin, mengatakan klarifikasi dilakukan setelah informasi mengenai percakapan tersebut beredar luas.
"Segera, setelah informasi tersebut diketahui, manajemen RSUD Lebong telah memanggil dokter yang bersangkutan untuk dimintai keterangan dan klarifikasi secara langsung," tegas Meinoffiandi, Rabu (2/9/2026).
Namun, keterangan yang diperoleh rumah sakit berbeda dengan tuduhan yang ramai di media sosial. Dokter tersebut disebut membantah pernah melakukan percakapan seperti yang beredar. Ia menduga akun Instagram miliknya telah diretas dan tidak berada dalam penguasaannya ketika percakapan itu terjadi.
"Pengakuan yang bersangkutan kepada kami, dirinya tidak pernah melakukan percakapan seperti yang dimaksud, saat itu akun medsos miliknya diduga di Hack," kata Meinoffiandi.
RSUD Lebong menegaskan persoalan tersebut tetap akan ditelusuri secara objektif berdasarkan prosedur yang berlaku.
"Setiap dugaan pelanggaran kode etik akan tetap ditelusuri secara objektif dan profesional sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya.