news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penumpang KRL (baju putih) yang viral cekcok dengan petugas Stasiun Angke, Jakarta Barat.
Sumber :
  • Istimewa

Duduk Perkara Petugas dan Penumpang KRL yang Viral Ribut di Stasiun Angke, Berawal Duduk di Tangga Peron

KAI Commuter menjelaskan kronologi keributan petugas keamanan yang viral akibat tiga orang penumpang Commuter Line (KRL) duduk di tangga peron di Stasiun Angke.
Jumat, 4 September 2026 - 15:08 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - KAI Commuter buka suara terkait sebuah video yang memperlihatkan petugas keamanan dengan penumpang kereta Commuter Line (KRL) cekcok berujung viral di media sosial.

Peristiwa percekcokan antara petugas pengamanan dan penumpang KRL terjadi di Stasiun Angke, Jakarta Barat (Jakbar). Adapun uraian duduk perkara insiden itu langsung dijelaskan oleh KAI Commuter.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menjelaskan, ketegangan antara petugas dan penumpang KRL tersebut terjadi di Stasiun Angke pada Kamis (3/9/2026), sekitar pukul 13.00 WIB.

Leza mengatakan, awal mula ketegangan terjadi saat petugas keamanan Stasiun Angke bernama Carlos Raven Erari menegur tiga orang penumpang KRL. Pasalnya mereka tampak duduk di tangga peron 2-3.

"Teguran dan imbauan ini sudah dilakukan tiga kali kepada pengguna tersebut namun tidak diindahkan," ujar Leza dalam keterangannya yang diterima, Jumat (4/9/2026).

Petugas KRL Minta Penumpang Pindah dari Tangga Peron

Ilustrasi KRL
Sumber :
  • Antara

Petugas keamanan yang menegur penumpang tersebut kebetulan sedang berjaga di area crossing Peron 2-3. Ia meminta agar mereka berpindah ke lokasi lain dan tidak duduk di area tangga peron.

Berdasarkan penglihatan Carlos, posisi mereka dapat mengganggu flow pengguna lainnya. Di Stasiun Karet, ada banyak penumpang yang akan naik KRL.

Sayangnya situasi justru berubah menjadi panas. Salah satu penumpang berkaos putih tampak tidak kooperatif terhadap imbauan dan tiga kali teguran yang diberikan oleh petugas.

Teguran tersebut justru berujung menimbulkan kegaduhan antara petugas keamanan dan penumpang. Ketegangan semakin meningkat lantaran ada ucapan yang dapat menyinggung pengguna Commuter Line.

"Usai berdinas, petugas pengamanan tersebut kembali menghampiri pengguna terkait karena tersinggung atas ucapan rasis dan ejekan terhadapnya," terangnya.

Petugas Keamanan Diperiksa

Ketegangan dan keributan yang terjadi mendadak berakhir setelah dilerai oleh petugas di Stasiun Angke. Leza mengatakan, KAI Commuter pun memanggil PKD tersebut untuk kebutuhan pemeriksaan.

Selain diperiksa, petugas keamanan itu juga diberikan pembinaan. Hal ini bertujuan agar tetap sabar dan humanis selama memberikan pelayanan terhadap pengguna KRL.

Ia mengatakan, KAI Commuter akan memberikan sanksi tegas apabila petugas tersebut terbukti melanggar aturan kerja. Di satu sisi, pihaknya juga mengimbau seluruh pengguna agar selalu mengikuti arahan dari petugas selama berada di area stasiun.

"Arahan ini semata untuk mengatur kenyamanan dan keamanan pengguna lainnya," tegasnya.

Ia mengambil pelajaran dari kejadian ini mendorong KAI Commuter akan melakukan pembinaan terhadap seluruh petugas yang berjaga di stasiun.

"KAI Commuter juga akan melakukan pembinaan rutin kepada seluruh frontliner untuk lebih mengutamakan sikap humanis dalam memberikan pelayanannya," tukasnya.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:04
05:34
01:25
04:56
02:28
05:48

Viral