- Figma/Fajar Sahrudin | X/FajarDawnVirgo
Siapa Fajar Sahrudin atau Stewie? Kematiannya Viral di X Diduga Lakukan Aksi Bunuh Diri di GBK
tvOnenews.com - Sosok Fajar Sahrudin mendadak menjadi perbincangan hangat dan viral di platform media sosial X dalam beberapa waktu terakhir.
Display name X-nya yakni Stewie (@FajarDawnVirgo) dan Steve (@Steve_ADF) menyita perhatian luas netizen setelah unggahan otomatis (scheduled post) pada tanggal 5 September 2026 berupa pesan perpisahan, bukti donasi puluhan juta, serta tautan autobiografi pribadinya muncul ke publik, menyusul kabar penemuan jenazahnya di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Peristiwa memilukan ini memicu duka mendalam sekaligus membuat publik penasaran mengenai siapa sebenarnya sosok Fajar Sahrudin.
TRIGGER WARNING:
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Profil Fajar Sahrudin
- Figma/Fajar Sahrudin
Fajar Sahrudin diketahui lahir pada 10 September 2026. Ia tumbuh dan dibesarkan sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, di mana kedua kakaknya juga berjenis kelamin laki-laki.
Dalam dokumen autobiografi yang ia tulis secara terperinci, Fajar mendeskripsikan dirinya sebagai sosok soft boy.
Ia mengaku selalu memandang kehidupan di dunia layaknya sebuah tempat bermain, karena baginya terdapat berbagai level kehidupan yang harus dijalani dan dilalui satu per satu hingga akhirnya berhasil memperoleh sebuah achievement.
Background pendidikan dan perjalanan karier
- Figma/Fajar Sahrudin
Latar belakang pendidikan Fajar dipenuhi dengan perjalanan dan perjuangan hidup yang teramat berat.
Sebagaimana dirangkum dalam papan autobiografi digitalnya bertajuk The Sunflower Lost Its Sun di platform Figma, Fajar diketahui menempuh jenjang pendidikan formal di SDN 2 Beringin Raya (2002-2009), SMPN 26 Bandar Lampung (2009-2012), dan SMAN 7 Bandar Lampung (2012-2015).
Di lama LinkedIn miliknya, pria tersebut menuliskan bahwa dirinya juga pernah menempuh pendidikan S1 (tidak lulus) di Universitas Teknorat Indonesia Kota Bandar Lampung di Fakultas Bahasa dan Literatur Inggris (2016-2019).
Meski harus berhadapan dengan kesulitan ekonomi keluarga dan aksi bullying sejak kecil, Fajar tetap bekerja keras demi membiayai sendiri kuliahnya dan kehidupannya sendiri.