- Kolase tvOnenews.com/ TikTok @subang.info
Siswa SMAN 1 Pamanukan Tuntut Kejelasan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru, Banner Hingga Pamflet Disebar
tvOnenews.com - Ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa atas dugaan pelecehan oknum guru terhadap seorang siswi.
Aksi tersebut terjadi setelah upacara bendera di SMAN 1 Pamanukan, Subang, Jawa Barat pada Senin (7/9/2026).
Amarah siswa dipicu beredarnya bukti chat yang memuat dugaan pelecehan seksual dari terduga pelaku terhadap muridnya.
Oknum guru tersebut memanggil dirinya sebagai ‘Ayah’ kepada korban melalui pesan teks yang menjadi barang bukti.
“(Nama korban) sekali lagi ayah minta maaf. Ayah tahu (korban) marah sama ayah sampai ayah ke rumah pun (korban) tidak mau keluar. Ayah tahu ayah salah. Ayah benar-benar menyesal. Ayah tidak mau ini menjadi masalah buat ayah dan (korban). Sekali lagi ayah minta maaf. Ayah jujur, ayah sayang (korban). Ayah sudah menganggap (korban) seperti anak sendiri,” tulis AT dalam pesan singkat dengan korban.
- Instagram @infojalurpantura_
Para siswa menuntut klarifikasi atau kejelasan dari kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru.
Selain itu, oknum guru tersebut diketahui saat ini menjabat sebagai wakil kepala sekolah SMAN 1 Pamanukan bidang Kesiswaan berinisial AT.
Suasana upacara bendera yang awalnya berlangsung khidmat berubah menjadi panas, ratusan siswa melakukan protes hingga sejumlah guru berusaha menenangkan.
Saat terjadinya peristiwa tersebut, terduga pelaku oknum guru disebut sedang berada di sekolah.
Momen tersebut semakin ricuh setelah oknum guru yang bersangkutan hendak meninggalkan lingkungan sekolah.
Para siswa membuat sejumlah media aspirasi seperti banner dan pamflet yang dibagikan kepada siswa lainnya serta ditempelkan di sejumlah fasilitas sekolah.
Sebuah banner bertuliskan ‘Awas Taoji Cabul’ dan sejumlah pamflet yang bertuliskan ‘RIP Moral’ disebarkan ke seluruh lingkungan sekolah.
Polisi Hadir ke sekolah
- Instagram @subang.info
Suasana mulai terkendali setelah Polisi mendatangi sekolah dan berbicara di hadapan seluruh siswa.
Bhabinkamtibmas Desa Pamanukan, Aiptu Rodiansah mengungkapkan dihadapan para siswa bahwa saat ini oknum guru terduga pelaku pelecehan seksual berinisial AT sudah diamankan oleh Polsek Pamanukan.
“Perhatian, mohon perhatian. Serius ya. Saya Aiptu Rodiansah, Bhabinkamtibmas Desa Pamanukan. Mohon perhatiannya, bisa?” ungkap Bhabinkamtibmas Desa Pamanukan, Aiptu Rodiansah dikutip dari akun TikTok @pasundanekspres_news.