News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muncul Fakta Baru, Pelaku Kasus Dugaan Pelecehan Menjabat sebagai Wakasek Kesiswaan di SMAN 1 Pamanukan

Viral di media sosial, kalau terduga pelaku ketahuan melakukan pelecehan karena sering mengirim pesan terhadap seorang siswi di SMAN 1 Pamanukan.
Selasa, 8 September 2026 - 11:03 WIB
Ratusan siswa mencoba mengejar oknum guru terduga pelaku pencabulan terhadap siswi SMAN 1 Pamanukan Subang
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta, tvonenews.com- Kasus dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan viral di media sosial (Medsos). Wajah pelaku dan jabatan pun beredar menuai perhatian warganet.

Kini muncul fakta baru di medsos, terkait jabatan kerja terduga pelaku dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan. Disebut-disebut menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar adanya dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan ini mencuat, karena viralnya video puluhan siswa melakukan demo setelah upacara pada Senin 7 September 2026.

Bukti percakapan oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan
Bukti percakapan oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

Mengutip dari salah satu akun medsos, kalau terduga pelaku juga dikenal sebagai Guru Matematika. Dengan nama lengkap H.Ahmad Taoji, S.Si,.M.pd.

"Oknum guru tersebut bernama Ahmad Taoji. Ia diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah siswa di lingkungan sekolah," keterangan dalam akun @boy060690, dikutip Selasa (8/9).

Disclaimer: Berita ini dibuat berdasarkan kabar yang viral atau fenomena yang menarik perhatian publik di media sosial.

Kasus ini bukan hanya menarik perhatian warganet, ternyata juga disorot anggota dewan daerah Jawa Barat.

Dalam keterangannya, anggota DPRD Jawa Barat Zaini Shofari mendorong dilakukannya pendalaman kasus pelecehan yang terjadi di SMAN 1 Pamanukan.

Zaini juga mengatakan kalau pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah itu, segera harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.

"Jika benar-benar terjadi kasus pencabulan yang terjadi di SMAN 1 Pamanukan, saya prihatin. Dan tentu harus ada pendalaman kasus yang dilakukan, diinvestigasi lebih jauh," kata Zaini di Bandung, dikutip dari Antara.

Ratusan siswa mencoba mengejar oknum guru terduga pelaku pencabulan terhadap siswi SMAN 1 Pamanukan Subang
Ratusan siswa mencoba mengejar oknum guru terduga pelaku pencabulan terhadap siswi SMAN 1 Pamanukan Subang
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, terduga pelaku ketahuan melakukan pelecehan karena sering mengirim pesan terhadap seorang siswi. Dalam foto yang beredar, pelaku menganggap korban seperti anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam info yang viral itu, selebaran memuat identitas pelaku “Waspada! Guru Pelaku Pencabulan Terhadap Siswa,”.

"(Nama korban) sekali lagi ayah minta maaf, ayah tahu (korban) marah sama ayah, sampai ayah ke rumah pun (korban) tidak mau keluar, ayah tahu ayah salah, ayah benar-benar menyesal. Ayah tidak mau ini menjadi masalah buat ayah dan (korban)."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Kalah dari Madura United, Sandy Walsh Langsung Kirim Pesan untuk Bobotoh: Kami Akan Menjawabnya!

Persib Kalah dari Madura United, Sandy Walsh Langsung Kirim Pesan untuk Bobotoh: Kami Akan Menjawabnya!

Usai Persib Bandung kalah 0-1 dari Madura United, Sandy Walsh mengirim pesan khusus untuk Bobotoh dan berjanji bangkit saat menghadapi Garudayaksa FC (25/10).
AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia dari tahun ganjil ke genap mulai 2032. Piala Asia 2027 tetap dijadwalkan di Arab Saudi, meski masih ada potensi penundaan.
Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap penyebab oknum dokter di Bandung diduga mencabuli dan perkosa anak kandung karena sangat sayang.
Gianni Infantino Pamer Surat Dukungan Prabowo dari Erick Thohir, Begini Respons Presiden FIFA

Gianni Infantino Pamer Surat Dukungan Prabowo dari Erick Thohir, Begini Respons Presiden FIFA

Gianni Infantino mengaku terhormat setelah Erick Thohir menyerahkan surat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Presiden FIFA itu pun menyampaikan terima kasih.
DPRD Jakarta Targetkan Operasional Flyover Latumenten Awal 2027

DPRD Jakarta Targetkan Operasional Flyover Latumenten Awal 2027

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengatakan progres pembangunan Flyover Latumenten dinilai berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, berpeluang mengunci gelar juara dunia Formula 1 di F1 GP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral