- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Sidak Sekolah Maung, Dedi Mulyadi Uji Kemampuan Siswa Lewat Tes Matematika Berhadiah Rp1,5 Juta
“Kan kita malu dong anak SMA kalah sama SD di Nabire. Iya kan? Enggak ada masalah. Kekurangan kita. Mari kita perbaiki. Enggak usah malu dengan kekurangan. Kalau kita menutup-nutupi terus kekurangan, kita maju enggak? Kita harus terbuka pada kekurangan kita. Kalau ada jerawat enggak usah ditutup,” ujar Dedi Mulyadi.
Selain menyoroti kebersihan, Dedi Mulyadi juga menguji kemampuan berhitung siswa melalui Tes Matematika secara spontan. Ia meminta seorang siswi menghitung pembagian Rp1 juta dengan angka 36. Ketika siswi tersebut belum mampu menjawab, Dedi kemudian menanyakan jurusannya dan mencari siswa dari jurusan IPA untuk mengikuti tantangan tersebut.
“1 juta dibagi 36 jatuhnya berapa?” tanya Dedi Mulyadi kepada seorang siswi.
Melihat siswi tersebut belum bisa menghitung, Dedi Mulyadi kemudian bertanya mengenai jurusannya.
“Sekolahnya jurusan apa?”
“IPS,” jawab siswi tersebut.
“Oke, saya cari yang jurusan IPA,” kata Dedi Mulyadi.
Setelah menemukan siswa dari jurusan IPA, Dedi Mulyadi kembali memberikan soal dengan angka berbeda. Namun, siswa tersebut juga belum dapat menjawab pertanyaan yang diberikan. Dedi kemudian menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan sesuatu yang harus membuat siswa merasa malu, melainkan menjadi bahan evaluasi terhadap metode pembelajaran matematika.
“Artinya gitu loh. Tidak berarti bahwa kemudian kita menjadi malu. Bukan ini yang akan kita rubah. Metodologi matematikanya mau kita rubah dari mulai SD sampai SMA sehingga tadinya mau di sini tempat pelatihannya, sehingga nanti Senin tanggal 14 ada 216 guru matematika yang akan mengikuti metodologi pendidikan gasing, termasuk anak saya akan ikut,” kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengatakan metode pembelajaran matematika perlu dibuat lebih mudah dipahami dan aplikatif. Ia menilai perubahan metodologi penting agar siswa dapat memiliki kemampuan berhitung yang lebih baik. Rencana tersebut juga akan melibatkan ratusan guru matematika dalam pelatihan metode pembelajaran yang disebutnya sebagai pendidikan Gasing.
Setelah sebelumnya beberapa siswa belum mampu menjawab soal, Dedi Mulyadi kembali menawarkan tantangan kepada siswa lainnya. Kali ini, ia menyiapkan hadiah Rp1,5 juta bagi siswa yang berani maju ke depan dan berhasil menjawab soal matematika yang diberikan secara langsung.