- Istimewa
Andrea Bocelli Kembali ke Indonesia, 30 Tahun Romanza Dirayakan di Borobudur dan Jakarta
tvOnenews.com - Tiga dekade setelah Romanza mengubah perjalanan kariernya, Andrea Bocelli akan kembali menyapa penonton Indonesia. Kedatangan kali ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan 30 tahun album yang mengantarkan namanya semakin dikenal di berbagai belahan dunia.
Bocelli terakhir kali tampil di Jakarta pada 2011. Setelah sekitar 15 tahun, tenor asal Italia tersebut kembali ke Indonesia dengan membawa perayaan Romanza 30th Anniversary World Tour. Namun, kunjungan kali ini tidak hanya berlangsung di ibu kota. Salah satu penampilannya akan digelar di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Kehadiran Bocelli di Indonesia menjadi pertemuan antara perjalanan panjang seorang penyanyi dengan album yang memiliki tempat khusus dalam sejarah musik classical crossover. Romanza, yang dirilis pada 1996 dan kemudian diperkenalkan ke pasar internasional pada tahun berikutnya, menjadi salah satu tonggak penting dalam karier Bocelli.
Romanza, Album yang Mengubah Karier Andrea Bocelli
Sebelum Romanza, Bocelli sebenarnya sudah mulai mendapat perhatian dunia musik. Ia memenangkan kategori Newcomers dalam Sanremo Music Festival pada 1994 melalui Il Mare Calmo Della Sera. Setahun kemudian, ia kembali tampil di ajang tersebut dengan Con Te Partirò.
Namun, Romanza membawa kariernya ke tingkat yang berbeda. Album tersebut menggabungkan sejumlah lagu yang kemudian menjadi identik dengan Bocelli, termasuk Con Te Partirò, Vivere, Per Amore, Il Mare Calmo Della Sera, Caruso, Vivo per Lei, serta Time to Say Goodbye yang dinyanyikannya bersama Sarah Brightman.
Romanza kemudian terjual sekitar 20 juta kopi di seluruh dunia. Album tersebut juga mendapatkan sertifikasi Platinum dan Diamond di lebih dari 20 negara serta menduduki posisi puncak tangga lagu di 11 pasar.
Bagi Bocelli, salah satu lagu yang paling kuat meninggalkan kesan adalah Con Te Partirò.
"The most iconic song and the one that has left the deepest impression on audiences is 'Con Te Partirò.' Like the other songs on this album, it carries the feelings and memories that have touched millions of listeners across the world. This is the song that will surely impress the public around the world. It will definitely be brought to Indonesia," kata Andrea Bocelli.
Kesuksesan Romanza tidak hanya diukur dari penjualan. Album tersebut ikut memperluas jangkauan classical crossover dengan mempertemukan karakter vokal dan kemegahan musik klasik dengan lagu-lagu yang lebih mudah diterima pendengar umum.
Bagi banyak pendengar, lagu-lagu dalam album itu kemudian menjadi bagian dari berbagai momen kehidupan, mulai dari pernikahan dan perayaan hingga kenangan keluarga serta pengalaman personal.
- Istimewa
Dari Sanremo hingga Menjadi Suara yang Mendunia
Perjalanan Bocelli setelah Romanza juga terus berkembang. Selama lebih dari tiga dekade, ia menjalani karier yang berada di antara dunia opera, musik klasik, dan musik populer.
Ia tampil dalam berbagai repertoar opera bersama sejumlah konduktor ternama dan berkolaborasi dengan musisi dari beragam latar belakang. Perjalanannya tersebut membuat Bocelli tidak hanya dikenal sebagai seorang tenor opera, tetapi juga salah satu figur penting dalam perkembangan musik classical crossover.
- Istimewa
Hingga kini, Bocelli telah menjual lebih dari 90 juta album. Meski skala kariernya semakin besar, salah satu faktor yang membuat musiknya tetap dekat dengan pendengar adalah kemampuan vokalnya menyampaikan emosi dengan cara yang mudah diterima lintas bahasa dan generasi.
Karakter tersebut pula yang membuat Romanza dapat menjangkau pendengar di luar pasar musik klasik. Lagu-lagunya mampu bergerak dari panggung opera ke radio, konser besar, hingga berbagai momen personal para pendengarnya.
Tiga puluh tahun setelah Romanza dirilis, warisan tersebut menjadi dasar dari rangkaian tur yang kembali membawa album tersebut ke berbagai negara.
Andrea Bocelli Kembali ke Indonesia, Borobudur Jadi Panggung Istimewa
Di Indonesia, perayaan tersebut akan berlangsung dalam dua pertunjukan. Promoted by Shoemaker Live and Jakarta International Expo (JIExpo), Bank SMBC Indonesia & BNI Present Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary to Indonesia akan berlangsung di Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.
Pertunjukan di Borobudur menjadi salah satu bagian yang paling menarik karena mempertemukan musik Bocelli dengan kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya kuat.
Pengalaman tersebut juga akan dilengkapi dengan cultural village yang menampilkan warisan, tradisi, serta karakter lokal Magelang dan Jawa Tengah.
Sementara itu, pertunjukan di JIExpo Kemayoran akan menghadirkan konser dalam skala besar di Jakarta. Dua lokasi dengan karakter berbeda tersebut menjadi bagian dari perayaan yang sama: tiga puluh tahun perjalanan Romanza dan musik Bocelli yang telah melintasi negara, generasi, serta batas genre.
Bocelli sendiri menyebut kedatangannya kali ini sebagai kesempatan untuk kembali bertemu dengan penonton Indonesia setelah lebih dari satu dekade.
“While my voice may have evolved over the past 30 years, I continue to take great care of my health so that I can give Indonesian audiences my very best performance. I am delighted to be returning to Indonesia after a decade and especially look forward to experiencing the warmth and kindness of its people once again. My hair may now be completely white, but I like to think it reflects the wisdom and maturity I bring to this special celebration,” ujar Bocelli.
Tiket pertunjukan dibanderol mulai Rp1.250.000. Untuk pertunjukan di Borobudur, Magelang, harga tiket mencapai Rp17.500.000, sedangkan kategori tiket untuk pertunjukan di JIExpo Jakarta mencapai Rp15.500.000. Beberapa kategori premium menyediakan akses ke VIP lounge sebelum acara.
Tiket tersedia melalui Tiket.com dengan ketentuan, kuota, dan manfaat presale yang berlaku.
Setelah 15 tahun sejak penampilan terakhirnya di Jakarta, Andrea Bocelli akhirnya kembali ke Indonesia. Kali ini, ia tidak hanya membawa suara yang telah dikenal selama puluhan tahun, tetapi juga sebuah album yang menjadi penanda penting perjalanan kariernya.
Romanza telah berusia 30 tahun. Namun, lagu-lagu yang lahir dari album tersebut masih memiliki ruang untuk menciptakan kenangan baru, termasuk ketika Bocelli membawakannya kembali di hadapan penonton Indonesia pada akhir Oktober hingga awal November 2026. (udn)