- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Viral Pasutri Disebut Tinggal di Kuburan selama Bertahun-tahun, Dedi Mulyadi Langsung Siapkan Bantuan Rp20 Juta
tvOnenews.com - Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM ikut terseret dalam perbincangan mengenai pasangan suami istri yang disebut tinggal di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Pandu, Kota Bandung.
Video mengenai pasangan tersebut viral di media sosial dan memunculkan perhatian publik.
Dedi Mulyadi kemudian merespons kabar tersebut dengan meminta jajarannya mengecek kondisi keluarga yang bersangkutan.
Tak hanya meminta pengecekan, KDM juga menyatakan telah menyiapkan bantuan senilai Rp20 juta serta meminta agar pasangan tersebut dibantu mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Namun, di balik video yang viral tersebut ternyata terdapat fakta lain yang perlu diketahui. Pihak keluarga dan pengelola TPU memberikan klarifikasi bahwa bangunan di area pemakaman itu bukan tempat tinggal permanen pasangan tersebut.
Respons Dedi Mulyadi muncul setelah beredar video yang memperlihatkan sebuah bangunan sederhana di kawasan TPU Kristen Pandu.
Dalam video yang beredar, bangunan tersebut disebut sebagai tempat pasangan suami istri bernama Dadang Mulyo (60) dan Yanti Kurnianti (47) beraktivitas. Narasi mengenai kehidupan mereka di kawasan pemakaman kemudian menjadi perhatian warganet.
Dedi mengaku mendapat informasi mengenai keberadaan warga di area pemakaman tersebut dan langsung meminta jajaran terkait melakukan pengecekan.
"Terima kasih ya sudah ngasih informasi adanya warga di Kota Bandung yang tinggal di kompleks kuburan," ucap Dedi Mulyadi, dikutip dari akub Instagram pribadinya.
Dedi kemudian meminta Kepala Satpol PP Jawa Barat untuk mendatangi keluarga tersebut. Ia juga menyebut telah menyiapkan uang Rp20 juta untuk membantu biaya tempat tinggal.
"Selanjutnya, saya minta RT/RW, kelurahan, camat, dan Wali Kota Bandung untuk senantiasa recheck ke lingkungannya masing-masing. Jangan sampai ada orang tinggal di kuburan berpuluh-puluh tahun tidak ketahuan," ucapnya.
Pada 15 September 2026 juga menyebut KDM meminta Dadang dijemput dan disiapkan rumah kontrakan.
Tapi, Benarkah Mereka Tinggal di TPU?
Di tengah ramainya pemberitaan tersebut, muncul klarifikasi dari pihak keluarga dan pengelola TPU.
Yanti menegaskan bahwa dirinya bersama suami dan anak tidak menetap di area pemakaman. Menurutnya, keluarga mereka memiliki rumah di kawasan Jalan Terusan Durasana, Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.