- Kolase tvOnenews.com / iqair.com / Threads @anadeabrilia
Warganet Bagikan Potret Kalimantan Terkini, Kualitas Udara Pontianak Masih Berbahaya
Kondisi serupa turut disampaikan akun @novifebrian yang membagikan keadaan di depan rumahnya di Ampah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
“Ampah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Sampai hari ini masih belum padam, masih terus ada lahan yang terbakar. Makin hari asapnya makin pekat. Jauh dari kata membaik,” tulis akun tersebut.
Kondisi Asap di Ampah, Kabupaten Barito, Kalimantan Tengah. (Sumber: Threads @novifebrian)
Warganet lainnya, @choco.honey_, menyebut hujan yang turun di wilayahnya berlangsung sangat singkat. Ia juga menggambarkan kondisi asap yang masih terasa di sekitar permukiman.
“Hujan ga sampai 5 menit, Bang, bahkan gambut Kalimantan Selatan sampai detik ini dikepung api dan blm ada hujan, bau asap di mana-mana bahkan nempel di baju yang kita pakai. Hari-hari mendung kayak mau hujan, padahal bukan mau hujan, tapi asap pembakaran yang tebal sehingga melindungi cahaya matahari,” tulisnya.
Kondisi yang dibagikan warganet tersebut muncul ketika pemerintah masih melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan. Berdasarkan siaran pers Kementerian Kehutanan pada 14 September 2026, hingga 13 September pukul 21.20 WIB tercatat 592 hotspot high confidence secara nasional.
Pada enam provinsi prioritas, Kalimantan Tengah tercatat memiliki 89 hotspot high confidence, Kalimantan Selatan 28 titik, dan Kalimantan Barat 14 titik. Angka di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat saat itu memang turun cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Namun, data tersebut kembali berubah pada 14 September. Kementerian Kehutanan mencatat hotspot high confidence secara nasional melonjak menjadi 1.437 titik. Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah dengan peningkatan paling besar, yakni mencapai 689 titik.
Kementerian Kehutanan menyebut penanganan karhutla terus dilakukan melalui operasi darat, water bombing, patroli udara, pembasahan lahan, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pemerintah juga mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan dari satelit sehingga tetap membutuhkan verifikasi melalui groundcheck.
Sementara itu, kondisi udara di Pontianak pada 16 September masih menunjukkan adanya udara kabur.
Situasi tersebut turut memperlihatkan bahwa hujan yang turun di sebagian wilayah belum otomatis membuat kondisi seluruh Kalimantan kembali normal. Sejumlah warganet masih melaporkan asap, kebakaran lahan, serta jarak pandang yang terganggu di daerah masing-masing.