news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anak titipkan ibunya yang kena stroke ke griya lansia, siap jika tak bisa bertemu lagi.
Sumber :
  • Instagram @ariefcamra

Viral! Seorang Anak Titipkan Ibunya ke Griya Lansia, Siap Jika Tak Bertemu Orang Tuanya Lagi

Viral di media sosial momen seorang anak titipkan ibunya yang terbaring stroke ke Griya Lansia Malang. Ia bahkan rela tak bisa bertemu lagi dengan orang tuanya.
Kamis, 17 September 2026 - 07:36 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Viral di media sosial seorang anak yang tega menitipkan sang ibu yang sedang terbaring sakit stroke ke Griya Lansia, Malang.

Ia bahkan tela menandatangani surat perjanjian yang menyatakan siap tidak bisa bertemu ibunya lagi hingga tak akan dapat kabar kalau orang tuanya meninggal dunia.

Sebuah video yang diunggah @ariefcamra di media sosial Instagram berubah menjadi ajang pertempuran pendapat antara warganet di kolom komentar.

Bagaimana tidak, terlihat dalam video tersebut, seorang anak rela meninggalkan ibunya yang terbaring stroke ke sebuah yayasan bernama Griya Lansia Malang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 15 September 2026 di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, tempat tinggal dari ibu sang anak.

Pemilik akun @ariercamra merupakan pengelola Griya Lansia Malang yang notabene bukanlah tempat penitipan orang tua kandung seperti panti asuhan.

Anak titipkan ibunya yang kena stroke ke griya lansia, siap jika tak bisa bertemu lagi
Sumber :
  • Instagram @ariefcamra

Arief Camra pun memberikan syarat kepada anak tersebut bahwa dia tak boleh lagi jenguk ibunya hingga meninggal dunia dengan status membuang secara total.

“Griya Lansia itu bukan penitipan orang tua kandung. Tapi, kalau memang si anak ingin membuang ibunya secara total, atas nama kemanusiaan kami menerimanya. Tapi, si anak saya larang total untuk menjenguknya lagi, bahkan sampai meninggal,“ tulis @ariefcamra.

Pengelola Griya Lansia itu bahkan sampai mengulang-ulang pernyataannya terkait ketentuan yang tak diizinkan lagi bertemu jika benar-benar ingin titipkan sang ibu.

Tujuannya adalah agar sang anak bisa berpikir ulang dan membatalkan serah terima ini hingga pada akhirnya tetap bersedia merawat sendiri ibundanya.

“Jika antara anak dan orang tua tidak ada titik temu, bisanya serah terima total. Kalau serah terima total itu maka jenengan serahkan ke kami total semua perawatan ibu ini kalau meninggal enggak tak kabari,“ kata @ariefcamra.

Dengan alasan kesibukan, sang anak yang diketahui bernama Naryo dengan alamat Randudongkal, Pemalang dengan tegas berkata siap menerima konsekuensinya.

“Setuju, lanjutkan aja pak gak apa-apa,“ ucap sang anak.

Situasi di kamar tersebut terasa hening. Tak ada kebisingan di sana. Hanya suara sang ibu yang terus memanggil nama anaknya 'Naryo' dengan bunyi yang lirih.

Ibu bernama Dwi Indriyani, kelahiran 12 Juni 1960 hanya bisa pasrah ketika Naryo bertandatangan di atas materai soal penyerahan orang tuanya ke Griya Lansia.

Penyakit stroke yang diderita Dwi Indriyani membuatnya tak bisa berbuat banyak atas keputusan sang anak. Ia hanya terbaring di atas ranjang, tubuhnya sulit digerakkan.

“Apabila Ibu Kandung saya meninggal dunia, proses pemakamannya saya serahkan ke Griya Lansia Malang dan tidak perlu mengabari saya. Silahkan langsung dimakamkan,“ bunyi pernyataan yang disetujui Naryo.

Setelah dokumentasi berupa video tersebut beredar, warganet pun geram. Mereka bertanya-tanya apa yang melatarbelakangi keputusan sang anak ketika menitipkan ibunya ke Griya Lansia Malang.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:06
02:22
01:53
06:32
02:30
02:51

Viral