News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pilu Sopir Travel 13 Tahun di Papua Berujung Jadi Korban Kekejaman KKB, Videonya Viral di Medsos

Aris Sanda, sopir travel asal Toraja yang dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di area Habema, Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan.
Kamis, 17 September 2026 - 09:48 WIB
Viral Sopir Travel di Papua jadi Korban KKB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ antara/tangkapan layar YouTube wartakota

Jakarta, tvOnenews.com- Peristiwa tragis menimpa seorang sopir travel di Papua. Dia menjadi korban dari kekejaman kelompok kriminal bersenjata (KKB). 

Sopir travel tersebut, diketahui berasal dari Toraja bernama Aris Sanda alias Tasya (45) yang tewas, setelah diserang dan ditembak oleh KKB atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di jalur Trans Wamena, Nduga, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada September 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat Aris sudah menjadi sopir travel selama 13 tahun. Dia diketahui merupakan warga Karajaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Jenazah korban ditemukan secara mengenaskan di dalam mobilnya yang dibakar oleh para pelaku. 

Sebelum kabar dikonfirmasi oleh Kepolisian, video Aris sudah viral di media sosial (Medsos). Di mana sekelompok KKB mengepung korban dengan memaksa mengakui 'Papua Bisa Merdeka.'

Viral Sopir Pendatang Diancam KKB
Viral Sopir Pendatang Diancam KKB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @minangsekitar @lusia_pasamman

Korban yang sehari-hari bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman, tidak diduga diadang oleh kelompok bersenjata.

Menurut beberapa sumber, korban digiring menuju Danau Habema sebelum dieksekusi. Lalu para pelaku memaksa korban membawa kendaraannya ke arah Danau Habema.

Sebelum korban dibunuh. Muncul sebuah video yang viral di medsos. Korban dipaksa oleh KKB untuk mengakui Papua sebagai negara besar dan bisa merdeka tanpa Indonesia. 

"ini bendera, kata-kata dulu buat republik indonesia," ucap salah anggota KKB.

"saya sayang papua, Indonesia saya kasih tahu, Papua harus merdeka karena memang Papua ini bagian dari negara yang besar. Jadi jangan bilang, 'papua tidak bisa merdeka, tapi.bisa'," sambungnya dikutip dari youtube wartakotaproduction, Rabu (16/9). 

Dalam video tersebut, salah satu anggota KKB yang didekat Sopir travel, terlihat menodongkan senjata untuk segera berucap menyatakan Papua Bisa Merdeka.

Korban dipaksa berbicara untuk mengakui Papua Bisa Merdeka dari Indonesia, juga dipaksa untuk memegang bendera yang dibawa KKB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"saya memang mendukung, karena pemerintah tahu saja di Jakarta, di sana kalau sini bilang mau perhatikan Papua," jelas Sopir travel itu. 

"saya dari sopir ini dari dulu saya sudah lewat melayani dari 2013 sampai sekarang dan masih di sini. Karena saya percaya Papua bisa merdeka," ceritanya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Beberkan Modus WN China Curi Uang Rp14 Juta Penumpang Australia di Pesawat Jakarta-Bali

Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Beberkan Modus WN China Curi Uang Rp14 Juta Penumpang Australia di Pesawat Jakarta-Bali

Polisi mengungkap 2 WN China menunggu kelengahan penumpang Australia untuk melakukan pencurian uang tunai Rp14 juta dalam penerbangan pesawat rute Jakarta-Bali.
Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah (Gus Abduh), secara tegas mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyadapan menyusul terungkapnya skandal besar penyad
Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/11/2026).
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.

Trending

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggelar maraton diplomasi intensif dengan menghubungi 12 menteri luar negeri di kawasan Timur Tengah dan Mediterania -
Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat mengakselerasi dekarbonisasi transportasi nasional melalui penerbitan Dokumen Peta Jalan Penurunan Emisi Gas -
Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kronologi Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba dalam FIFA Matchday November 2026.
Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Kota Bekasi resmi menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. 
Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit

Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit

Pemuda berinisial RHT (20) tega diduga melakukan penganiayaan hingga membuat pacar, AAP (22) meninggal dunia di Karawang. Motifnya diduga akibat cemburu buta.
Presiden Erdogan Serukan Reformasi Total PBB Usai Nilai Arsitektur Global Gagal Total

Presiden Erdogan Serukan Reformasi Total PBB Usai Nilai Arsitektur Global Gagal Total

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan melontarkan kritik tajam terhadap tatanan geopolitik global saat menyampaikan pidato utama dalam Forum TRT World di Istanb
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT