- ANTARA
Meta Siapkan Kacamata Pintar Tanpa Kamera Usai Dikritik, Benarkah Privasi Jadi Taruhan Baru AI?
tvOnenews.com - Perkembangan teknologi kacamata pintar semakin memudahkan manusia mengakses informasi tanpa harus terus-menerus menatap layar ponsel.
Perangkat yang terhubung dengan kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan pengguna berinteraksi melalui suara, memperoleh informasi, hingga menjalankan sejumlah fungsi digital secara praktis.
Namun, kemudahan tersebut juga memunculkan pertanyaan penting: sejauh mana teknologi yang dikenakan di wajah dapat menjaga privasi orang-orang di sekitarnya?
Kekhawatiran itu semakin menguat seiring meluasnya penggunaan kacamata pintar yang dilengkapi kamera. Berbeda dengan ponsel yang umumnya terlihat ketika digunakan untuk memotret atau merekam, kamera pada kacamata berpotensi tidak disadari orang lain.
Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai perekaman tanpa persetujuan, terutama di ruang publik, tempat kerja, hingga lingkungan sosial yang seharusnya memberikan rasa aman bagi setiap orang.
Di tengah perdebatan tersebut, Meta dikabarkan tengah mempertimbangkan pendekatan baru melalui kacamata pintar tanpa kamera.
Langkah perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu menarik perhatian karena berpotensi menjawab sebagian kekhawatiran mengenai privasi, sekaligus mempertahankan fungsi kecerdasan buatan yang menjadi daya tarik perangkat wearable masa kini.
Lantas, seperti apa perangkat yang sedang disiapkan Meta dan apa yang melatarbelakangi pengembangannya?
Meta Siapkan Luna, Kacamata Pintar Tanpa Kamera
Mengutip TechCrunch, Rabu (16/9), Meta dikabarkan sedang mempertimbangkan pengembangan kacamata pintar yang tidak dilengkapi kamera setelah menerima berbagai keluhan terkait privasi. Informasi mengenai perangkat tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Information, yang menyebut bahwa produk itu memiliki nama kode internal Luna.
Berbeda dari kacamata pintar yang mengandalkan kamera untuk menangkap gambar maupun merekam video, Luna disebut akan berfokus pada interaksi berbasis suara. Perangkat ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih praktis terhadap chatbot AI buatan Meta serta agen AI Muse.
Berdasarkan informasi yang tersedia, Luna akan dibekali enam mikrofon internal untuk mendukung komunikasi antara pengguna dan sistem kecerdasan buatan. Meta juga dikabarkan menyiapkan tombol khusus pada bagian samping kacamata agar pengguna dapat mengakses fitur AI dengan lebih mudah.
Kombinasi mikrofon dan tombol akses tersebut menunjukkan bahwa perangkat ini tetap dirancang sebagai bagian dari ekosistem teknologi pintar, meskipun tidak mengandalkan kamera. Pengguna berpotensi memperoleh bantuan AI melalui percakapan suara tanpa perlu mengeluarkan ponsel atau melihat layar tambahan.