news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral dokter modus praktik dokter yang telah meninggal dunia.
Sumber :
  • Threads/@dr.teguhspdve

Demi Pasien Tetap Berobat, Asisten Pakai Nama Dokter Kulit yang Sudah 1 Tahun Meninggal dan Tetap Buka Praktik

Modus praktik dokter kulit terbongkar setelah diketahui seorang asisten nekat menggunakan nama dokter yang telah meninggal dunia, agar pasien tetap berobat.
Senin, 21 September 2026 - 13:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Media sosial Threads dihebohkan dengan sebuah kasus pelanggaran etika dan hukum yang sangat mencengangkan di bidang kesehatan masyarakat.

Sebuah modus praktik dokter kulit terbongkar setelah diketahui, bahwa seorang asisten nekat menggunakan nama dokter yang telah lama meninggal dunia demi menjaga, agar pasien tetap berobat ke tempat tersebut dan pemasukan klinik tetap berjalan.

Kasus yang sangat tidak lazim dan membahayakan ini sontak memicu perbincangan hangat, kritik tajam, serta rasa geram yang mendalam dari warganet dan kalangan tenaga medis profesional.

Sebab, dinilai sangat mengancam keselamatan pasien serta mencederai kepercayaan publik terhadap institusi layanan kesehatan.

 

Isu mengejutkan ini pertama kali mencuat dan diviralkan oleh dr Teguh Priyanto Sp.KK (Sp.DVE), melalui akun media sosial Threads miliknya @dr.teguhspdve.

Dalam unggahan tersebut, dr Teguh membeberkan kronologi bagaimana modus licik ini dijalankan oleh oknum di tempat praktik.

Menurut unggahanyya, ketika pasien datang untuk berobat dan mencari sang dokter senior, asisten tersebut dengan sengaja memberikan keterangan palsu bahwa sang dokter sedang sakit dan belum bisa melayani secara langsung.

Oknum asisten itu kemudian berinisiatif memfoto kondisi kulit pasien, berpura-pura mengirimkannya kepada sang dokter, lalu memberikan obat atau salep racikan kepada pasien, sementara seluruh pembayaran ditarik langsung oleh asisten tersebut.

Dokter senior yang dicatut namanya diketahui merupakan almarhum dr Agus Sukamto, Sp.KK, seorang dokter spesialis kulit dan kelamin yang sangat dihormati.

"Ada modus, seorang dokter kulit senior sudah meninggal, pasien-pasiennya pada tidak tahu.Banyak pasien yg tetep masih mau periksa, ketemu asistennya (bukan dokter), asistennya bilang 'dokternya masih sakit, saya fotokan kondisi kulitnya terus saya kirim ke dokternya, nanti ibu atau bapak dapet obatnya ya, bayarnya ke saya," tulis dr Teguh dalam unggahannya di Thread, dikutip Senin (21/9/2026).

Viral dokter modus praktik dokter yang telah meninggal dunia
Sumber :
  • Threads/@dr.teguhspdve

Lebih lanjut, dr Teguh mengaku merasa sangat heran sekaligus terkejut mengapa masih banyak pasien yang berobat ke tempat praktik itu tanpa mengetahui bahwa sang dokter sebenarnya telah berpulang sejak 1 tahun lalu, tepatnya pada bulan Juni 2025.

Fakta ini baru diketahui oleh dr Teguh setelah sejumlah pasien menceritakan pengalaman mereka saat berkonsultasi dan menebus obat, di mana mereka masih diyakinkan bahwa sang dokter hanya sedang dalam masa pemulihan pasca-operasi.

"Almarhum dr Agus Sukamto,SpKK senior kami semua, berpulang juni 2025."

"Kebetulan Instagram Perdoski (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia) ternyata tidak mencantumkan ya (meninggalnya), saya tahunya setelah pasien-pasien yg periksa ke saya.sama sempet merasa aneh karena di Threads masih ada yg menyarankan periksa ke beliau baru-baru ini. Saya kaget 'lho beliau kan udah meninggal 1 tahun yang lalu'. Berarti banyak yg belum tahu pasien-pasiennya (kalau dr Agus sudah meninggal)," tulis dr Teguh.

 

Kabar duka mengenai kepergian dr Agus sebenarnya bukanlah informasi yang sepenuhnya disembunyikan. Sebab, berita kepulangannya sempat diumumkan secara terbuka melalui media sosial jauh hari sebelumnya oleh kerabat serta rekan sejawa.

Unggahan resmi yang menyatakan bahwa sang dokter telah meninggal dunia pernah dibagikan melalui akun Instagram @ika_medica pada 30 Juni 2025.

Kendati pengumuman tersebut telah dibuat di ruang digital, informasi penting itu tampaknya belum menjangkau seluruh lapisan pasien setia, sehingga celah ini dimanfaatkan secara sengaja oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan "main dokter-dokteran".

 

Hingga artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi maupun klarifikasi dari pihak keluarga dr Agus maupun pihak-pihak yang disebutkan dalam unggahan dr Teguh. (ism)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:02
01:31
05:08
11:48
01:46
08:42

Viral