- Tangkapan layar
Link Full Video Anin Yoya dan 'Emote Love Blitar' Viral di TikTok, Awas Jebakan Phishing Penyedot Rekening
tvOnenews.com – Pencarian kata kunci “video Anin Yoya”, “emote love Blitar”, dan Srengat mendadak ramai diburu warganet di platform TikTok serta X.
Namun, klaim maraknya keberadaan rekaman utuh berdurasi hingga 24 jam yang disangkutpautkan dengan nama tersebut dipastikan tidak terbukti dan tidak memiliki sumber kredibel.
Narasi sensasional itu sengaja diembuskan oleh sejumlah akun tak bertanggung jawab sejak pertengahan September 2026.
Modus yang digunakan yakni mengunggah potongan klip atau tangkapan layar guna memancing pengguna mengeklik kolom komentar hingga mengarah pada tautan (link) eksternal palsu.
Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti autentik maupun konfirmasi resmi yang memverifikasi kebenaran rekaman tersebut. Keberadaan video utuh sebagaimana dicitrakan di media sosial sejauh ini hanyalah isapan jempol belaka.
- Tangkapan layar
Modus Kejahatan 'Social Engineering' Berbahaya
Merespons tren berbahaya ini, Praktisi Siber Muhammad Bella Buay Nunyai mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terperangkap oleh perburuan tautan viral yang kian masif.
"Fenomena ini memanfaatkan rasa penasaran masyarakat terhadap konten viral. Ketika sebuah isu sedang ramai, pelaku memanfaatkan momentum dengan membuat narasi umpan yang mengarahkan ke tautan jebakan. Apalagi teknologi AI generatif saat ini semakin mudah dipakai untuk memodifikasi foto maupun suara," jelas Bella saat diwawancarai tvOnenews.com.
Bella menegaskan bahwa ancaman utama bukan sekadar saat pengguna mengeklik tautan, melainkan ketika korban terperangkap mengisi data sensitif di laman palsu (phishing).
"Jika korban terpedaya memasukkan data pribadi, username, password, hingga kode OTP perbankan atau PIN di halaman palsu tersebut, maka seluruh akses akun hingga rekening bisa dibobol," tegasnya.
3 Panduan Hindari Link Phishing
Guna menghindari risiko peretasan data hingga kerugian finansial akibat isu viral palsu, Bella membagikan tiga langkah proteksi diri yang wajib diterapkan masyarakat:
1. Abaikan Iming-Iming Tautan Viral: Jangan pernah tergiur mengeklik link yang disebarkan dengan narasi "video viral" atau "full version".
2. Aktifkan Keamanan Ganda (2FA): Aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA/MFA) pada seluruh akun media sosial dan aplikasi perbankan digital.
3. Jaga Kerahasiaan Kode Keamanan: Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, maupun kata sandi kepada siapa pun dalam kondisi apa pun.