- Tangkapan Layar TikTok
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial
Jakarta, tvOnenews.com- Video mesum a day in my life tengah viral di media sosial, bahkan warganet dibuat penasaran. Dengan judul tersebut umum dipahami sebagai konten lifestyle atau aktivitas sehari-hari.
Beragam video a day in my life berseliweran di media sosial (Medsos) dengan berbagai durasi. Namun publik dibuat heran atas kasus ini, siapa pemerannya dan apa motif hingga apakah mereka pasangan dan pertanyaan lainnya.
Disclaimer: Berita ini dibuat berdasarkan kabar viral atau fenomena yang disorot publik di media sosial. Konten tersebut tidak untuk dicontoh atau ditiru.
Bahkan juga muncul, beberapa potongan video yang membagikan aktivitas keduanya yang melakukan adegan asusila. Hal ini masih didalami pihak Kepolisian.
- Tangkapan Layar TikTok
Berikut 4 Fakta Terbaru Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial
1. Pemeran Hidup Bersama
Pemeran dalam video mesum a day in my life disebutkan tinggal bersama dan berujung ditangkap Polisi.
Pelaku MR dan MA awalnya saling mengenal melalui media sosial pada Juli 2026. Keduanya berkomunikasi secara daring, dan memutuskan untuk bertemu langsung.
Melihat desakan motif ekonomi akibat sama-sama menganggur, setelah sebelumnya bekerja sebagai karyawan swasta. Keduanya sepakat untuk memproduksi konten asusila sesama jenis demi meraup keuntungan.
"kedua orang tersebut adalah berinisial MR itu usia 27 tahun, yang satu lagi adalah MA itu berusia 23 tahun. Warga Cibubunglang dan warga Cianjur,” ujar Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo.
2. Bukan Pelajar
Satu fakta medsos yang muncul, ialah salah satu pemeran dalam video terlihat mengenakan seragam sekolah.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihak Kepolisian menyatakan keduanya sama-sama pekerja yang menganggur.
"beberapa bulan ini mereka nganggur. Jadi mereka dulunya pernah bekerja sebagai pegawai swasta," katanya.
3. Terpapar HIV
Kemudian kedua pria yang berperan dalam video tersebut, dikatakan juga telah terpapar HIV. Hal tersebut juga disampaikan Polres Bogor yang masih mendalami kasus tersebut.
"setelah kami melakukan pengecekan ke bagian kesehatan terhadap keduanya dan keduanya mengidap HIV," jelas AKP Anggi Eko Prasetyo.
4. Konten Berbayar
Fajta selanjutnya pada video mesum itu, telah dibuat sejak bulan Juli lalu. Kedua tersangka telah memproduksi sedikitnya 20 video asusila.
Proses perekaman video tidak hanya dilakukan di wilayah Bogor, tetapi juga menyasar beberapa tempat terbuka dan penginapan di wilayah Depok dan Jakarta.
Tidak diduga video mereka viral, bermula ketika mereka membuat konten video dengan konsep menyerupai tren mini vlog "A Day in My Life" di kawasan Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Disebutkan beberapa kontennya, dibuat untuk membership atau keanggotaan yang di mana bertatif sekitar Rp 150ribu.
"terkait dengan video tersebut, itu adalah satu dari setelah dilakukan pendalaman satu dari 20 video yang sudah mereka berdua buat. Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo dalam antara.(klw)