Film Gak Ada Matinya: Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-Tiba Hidup Lagi, Ada Asuransi Rp2 Miliar
tvOnenews.com - Kematian biasanya menjadi akhir dari sebuah cerita. Namun, bagaimana jika seseorang yang sudah dinyatakan meninggal justru kembali hidup ketika keluarganya sedang bersiap menerima warisan? Situasi tersebut menjadi premis utama film Gak Ada Matinya, drama komedi yang mempertemukan persoalan keluarga, tekanan ekonomi, dan situasi absurd setelah sebuah kematian.
Cerita bermula dari Binsar (Oki Rengga), seorang anak yang memiliki hubungan kurang baik dengan ayahnya, Pak Luhut (Mathias Muchus). Di tengah kondisi ekonomi yang sulit karena kehilangan pekerjaan dan menumpuknya tunggakan KPR, Binsar mengetahui bahwa sang ayah memiliki asuransi jiwa dengan uang pertanggungan mencapai Rp2 miliar.
Informasi tersebut membuat kematian sang ayah menghadirkan persoalan yang tidak sederhana bagi Binsar. Di satu sisi, ia harus menghadapi kehilangan orang tua yang selama ini justru ia jauhi. Di sisi lain, uang asuransi tersebut berpotensi menjadi jalan keluar dari masalah finansial yang sedang membelitnya.
Ketika Kematian Justru Menjadi Awal Masalah
Situasi berubah ketika Pak Luhut yang sudah dinyatakan meninggal tiba-tiba hidup kembali dalam perjalanan menuju rumah duka. Kondisi mati suri itu membuat Binsar berada dalam posisi serba salah.
Jika ayahnya benar-benar hidup, persoalan asuransi yang sebelumnya dianggap sebagai jalan keluar tentu berubah. Binsar pun memilih menyembunyikan kenyataan bahwa Pak Luhut masih hidup. Keputusan tersebut kemudian menjadi sumber berbagai persoalan sekaligus situasi komedi dalam cerita.
Masalah semakin rumit karena muncul Fahri (Fedi Nuril), seorang penyelidik asuransi yang tidak begitu saja menerima kondisi tersebut. Fahri mulai mencari tahu kebenaran di balik klaim asuransi dan keadaan Pak Luhut.
Dari sinilah konflik berkembang. Binsar harus menghadapi ayah yang selama ini memiliki hubungan renggang dengannya, sekaligus berusaha mempertahankan rahasia mengenai kondisi sang ayah.
Premis tersebut mempertemukan komedi dengan persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari: utang, pekerjaan, hubungan orang tua dan anak, serta keputusan yang diambil ketika seseorang berada dalam tekanan ekonomi.
Poster dan Trailer Perkenalkan Konflik Keluarga