- Tangkapan layar
3 Fakta Terkuak Soal Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut', Nama Baik Dicatut Isu Viral Hingga Pelaku Ditahan Polisi
tvOnenews.com – Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak gempar di berbagai platform media sosial seperti TikTok hingga X (Twitter).
Kehebohan tersebut mencuat seiring beredarnya klaim narasi video viral bermuatan asusila yang menyeret nama baiknya.
Namun, di balik isu liar yang memicu perburuan tautan oleh netizen, tersingkap sejuta kejanggalan.
Berikut adalah 3 fakta penting di balik kehebohan isu viral yang menimpa Bilqis Banyuwangi:
- Kolase tim tvOnenews
1. Bermula dari Konten Parodi TikTok 27 Detik
Sebelum isu liar meluas, Bilqis sejatinya hanya mengunggah konten parodi berdurasi 27 detik di TikTok menggunakan suara serial Tiba-Tiba Brondong menirukan adegan Tatjana Saphira.
Namun, konten hiburan tersebut belakangan dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan menyebarkan fitnah dan mengaitkan namanya pada materi tidak senonoh.
Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya tautan full video resmi yang terverifikasi terkait narasi tersebut.
2. Tim Hukum Bergerak Cepat, 1 Tersangka Resmi Ditahan Polisi
Tidak tinggal diam atas pencemaran nama baik ini, pihak keluarga bersama tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Harsa & Partners melayangkan somasi terbuka dan menempuh jalur pidana.
"Kami menyampaikan somasi dan peringatan terbuka kepada setiap pihak yang menyimpan, mengirimkan, memperbanyak, maupun menyebarluaskan materi yang berkaitan dengan Bilqis," tegas tim kuasa hukum.
Langkah tegas ini berbuah hasil. Penyidik Polresta Banyuwangi bergerak cepat dan resmi menahan seorang pria berinisial Bintang di Polsek Pesanggaran.
Selain Bintang, laporan resmi terhadap oknum lain berinisial DG juga telah masuk sejak 24 September 2026.
- Tangkapan layar
3. Ancaman Link Phishing Mengintai Rekening Warganet
Maraknya netizen yang penasaran dan berburu tautan di media sosial dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Praktisi Siber Muhammad Bella Buay Nunyai mengingatkan bahwa narasi video viral tersebut kerap dijadikan umpan phishing berbasis AI generatif.
"Jika korban terpedaya memasukkan data pribadi, username, password, hingga kode OTP perbankan atau PIN di halaman palsu tersebut, maka seluruh akses akun hingga rekening bisa dibobol," tegas Bella saat diwawancarai tvOnenews.com.