- Threads/ayudiapdara/_anisyawp
Pelajar SMP di Jaktim yang Diduga Bunuh Diri Tinggalkan Sepucuk Surat, Sebut Belum Bisa Bahagiakan Ayah dan Ibu
tvOnenews.com — Seorang pelajar laki-laki yang tewas diduga bunuh diri di Rawamangun, Jakarta Timur ternyata meninggalkan sepucuk surat.
Dalam foto yang beredar luas di media sosial, pelajar SMP kelas 9 tersebut menulis surat yang berisi permintaan maaf karena belum bisa membahagiakan kedua orang tuanya.
TRIGGER WARNING BUNUH DIRI:
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Siswa laki-laki dari SMPN 92 berinisial FS ditemukan tak bernyawa di pinggir kali kawasan Jalan Poncol Atas, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (29/9).
Penemuan jasad tersebut bermula ketika petugas PPSU mendapat laporan dari pemulung yang sedang mencari barang di sekitar kali.
Sesampainya di lokasi kejadian, petugas PPSU tersebut kemudian menemukan jasad seorang remaja laki-laki yang masih mengenakan seragam SMP.
Polisi pun langsung bergerak ke lokasi. Di sana, pihak berwajib mengidentifikasi bahwa jasad tersebut adalah FS, siswa SMPN 92 kelas 9.
Ketika ditemukan, ada kabel yang berada di sebelah jasad FS dan terhubung ke sebuah pohon di sekitar lokasi.
Tak jauh dari ditemukannya jasad FS, ada sebuah tas yang ditinggalkan. Saat dibuka, terdapat sepucuk surat yang diduga tulisan tangan dari siswa tersebut.
Isi Sepucuk Surat
- Threads/ayudiapdara/_anisyawp
Melansir dari foto yang tersebar luas di media sosial Threads, beredar isi sepucuk surat yang diduga merupakan tulisan tangan dari FS.
Dalam surat tersebut, pelajar kelas 9 SMP itu meminta maaf kepada kedua orang tuanya karena belum bisa membuat bangga.
“Maaf mah pah aku belom bisa banggain mamah sama bapak,” bunyi isi surat tersebut.
“Maaf kalo aku belum bisa jadi anak yang berbakti. Maaf aku lakuin ini mah. Aku lebih baik begini dari pada hidup harus rugiin orang lain,“ lanjutnya.
Bukan hanya itu, FS juga menuliskan pesan singkat kepada teman-teman sekolahnya. Ia berterima kasih atas kebaikan dari rekannya itu.