- Kolase Instagram/@aryawedakarna/@bilsky16
Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih
Badung, tvOnenews.com - Artis Billy Syahputra kembali menuai perhatian publik. Hal ini tak lekang bahwa dirinya diduga disinggung oleh anggota DPD RI perwakilan Bali, Arya Wedakarna.
Billy Syahputra menjadi sorotan Arya Wedakarna karena sempat terlibat cekcok dengan penjaga toilet di Dreamland Beach, Kuta Selatan, Badung, Bali, viral di media sosial.
Arya Wedakarna meminta agar para artis maupun turis tidak emosi, terutama saat berada di kawasan pariwisata di Bali. Billy Syahputra langsung merespons sindiran tersebut melalui media sosial pribadinya pada Jumat (2/10/2026).
"Yang harus diingat itu adalah gua cinta Bali, istri gua cinta Bali, dan keluarga istri gua juga cinta Bali," ujar Billy Syahputra dikutip tvOnenews.com, Sabtu (3/10/2026).
Masyarakat Bali di Mata Billy Syahputra
- Instagram @bilsky.fc
Lebih lanjut, Billy mengungkapkan sikap maupun budaya di Bali. Adik mendiang Olga Syahputra itu sangat menyukai keramahan yang diperlihatkan oleh masyarakat di Pulau Dewata.
"Gua suka sama orang-orang Bali, termasuk adat istiadatnya," tegasnya.
Billy menyentil Arya Wedakarna. Suami dari Vika Kolesnaya, model dan influencer asal Belarus tersebut berharap agar AWK tidak memancing kegaduhan di ruang media sosial.
"Untuk Bapak pejabat terkait, jangan menggiring opini soal masalah gua sama perorangan, tidak sama sekali," imbau dia.
Billy kembali menegaskan bahwa, kedatangan dirinya bersama keluarga tidak ingin mencari perkara. Tujuannya untuk berwisata di Pulau Dewata di momen liburannya.
"Memang saya bukan orang Bali, saya orang di luar Bali yang datang ke Bali. Tentu tujuannya cuma ingin liburan, Bapak, bukan pengin marah-marah," terangnya.
Ia meminta agar AWK tidak salah menilai dalam peristiwa tersebut. Selain karena opininya, Arya merupakan anggota DPD RI sehingga bisa memicu spekulasi liar.
"Bapak salah kaprah nih, nanti orang salah menilai. Yang paling penting adalah saya ke Bali ini membawa uang, Bapak. Uang saya itu uang halal," jelasnya.
Kronologi Billy Syahputra Cekcok dengan Penjaga Toilet
- Instagram/@bilsky16
Sebelumnya, Billy menceritakan kronologi dirinya sempat adu mulut dengan penjaga toilet di Pantai Dreamland, Bali. Kejadian itu bermula saat dirinya membawa anaknya hendak masuk ke toilet.
Billy melihat anaknya telah kedinginan sehingga harus membersihkan anaknya dari pasir pantai. Sayangnya ia justru tiba-tiba dihadang oleh seorang penjaga toilet agar membayar Rp10 ribu.
"Dihadang untuk diminta Rp10 ribu dan agak sedikit didorong. Sebentar doang dibayar, 'bayar dulu, bayar dulu'. Nah, dari situlah kita cekcok mulut. Dia minta dipukul sama aku, ya enggak mungkin aku tahan. Dia suruh bayar Rp10 ribu, aku bayar juga," tuturnya.
Billy menyebut nada penjaga toilet itu tinggi. Puncak ketegangan terjadi setelah suster anaknya membayar Rp50 ribu namun hanya dikembalikan Rp30 ribu.
"Ngomongnya tinggi sekali, terus tiba-tiba mau ajak berantem. Jangan kayak gitulah abang harus tahu ini posisi saya bawa anak," imbuhnya.
Reaksi Arya Wedakarna
- Instagram @aryawedakarna
Arya Wedakarna tampak melihat ketegangan diunggah oleh Billy Syahputra. Anggota DPD RI itu juga menyoroti pengalaman Ria Ricis membatalkan penerbangan helikopter di Bali.
AWK sapaan akrabnya menyampaikan penegasannya bahwa tidak ada pihak yang boleh membedakan wisatawan mengenai asalnya, seperti domestik maupun mancanegara. Menurut dia, semuanya mendapatkan hak pelayanan yang sama.
"Saya memastikan tidak ada diskriminasi baik untuk orang wisatawan domestik maupun asing itu tidak boleh," kata Arya.
Senator itu mendesak wisatawan yang merasa kurang memperoleh pelayanan baik bisa mengungkapkan keluhannya dengan cara elegan. Ia merasa heran ketegangan itu berujung diunggah di media sosial.
"Kalau misalkan keberatan, ya komplain atas karakter dari karyawan dan sifat stafnya. Tegur saja langsung di tempat atau mungkin isi formulir atau kirim DM," jelasnya.
Menurutnya, keluhan dari wisatawan hal wajar. Akan tetapi, keputusan mengunggah konten di media sosial juga wajib dipertimbangkan karena mempengaruhi nasib pekerjaan karyawan.
"Jangan kita menutup rezeki orang lain. Yang kedua, karyawan itu bisa mendapatkan masalah di perusahaan," pesannya.
Ia kembali menegaskan, Bali sebagai tempat yang ramah untuk wisatawan. Pulau Dewata menjadi tempat tidak membedakan antara wisatawan domestik maupun wisata asing.
(hap)