news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Curhatan senior terhadap anak baru di kantornya lewat Threads.
Sumber :
  • Threads/eninapiona

Curhatan Senior yang Bilang Anak Baru di Kantornya Cari Muka Mendadak Dihapus, Warganet Duga Gimmick Marketing

Curhatan senior di Threads yang bilang anak baru di kantornya cari muka hanya karena bawa brownies di hari pertama kerja diduga warganet sebagai alat marketing.
Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com — Curhatan senior di media sosial Threads yang mengatakan jika anak baru di kantornya cari muka gegara bawa brownies mendadak hilang setelah dihujat warganet.

Bahkan ada salah seorang pengguna Threads yang mengeklaim bahwa curhatan tersebut adalah gimmick marketing untuk keperluan promo sebuah film.

Pada Sabtu, 3 Oktober 2026 kemarin, pengguna Threads dihebohkan dengan curhatan hati seorang senior terhadap anak baru di kantornya.

Menurut persepsinya, anak baru ini sengaja cari muka di kantor dengan membawakan brownies untuk orang-orang di sana meski ini adalah hari pertamanya bekerja.

“ada anak baru di kantor gw, eh pas perkenalan di grup divisi malah begini kelakuannya, day 1 kerja udah cari muka aja, padahal masih probation, gue dan temen2 gue yg udh hampir 3 bulan probation aja ga segininya carmuk wkwk, malu sih udh gitu gada yg ngerespon, krn dia so asik akhirnya pas maksi gaada yg ngajak dia, bahkan browniesnya aja gada yg nyentuh samsek, emg anak baru yg belagu gini harus dikasih paham sih,“ tulis akun Threads @eninapiona.

Akun tersebut lantas menunjukkan bukti chat yang diklaim sebagai milik anak baru tersebut di dalam sebuah grup bernama 'CREATIVE CIHUYYY' yang berisi tim kreatif di kantor.

Curhatan senior terhadap anak baru di kantornya lewat Threads
Sumber :
  • Threads/eninapiona

“halo semuaa, kenalin ya aku jihan, anak baru di creative, mohon bimbingannya ya kakak kakak,“ kata anak baru itu.

“sama aku ada bawa brownies buatan mamah aku buat kakak kakak sekalian,“ lanjutnya.

“yang mau ada dimeja yaa, dimakan ya @all terimakasih,“ ungkap anak baru itu.

Tak pelak, ribuan komentar langsung meng-counter pendapat dari senior tersebut. Ia awalnya masih sempat meladeni meski akhirnya kewalahan.

Sampai kemudian, senior itu melakukan klarifikasi dan meminta maaf. Dari sini kejanggalan mulai terlihat. Tiba-tiba saja, Jihan yang anak baru justru diloloskan sebagai karyawan tetap.

“Saya mau klarifikasi terkait utas yg saya buat, saya secara personal sudah meminta maaf kepada Jihan terkait ini, dan Jihan memutuskan untuk memaafkan tindakan saya. Sebagai bentuk penebusan kesalahan saya, saya mundur sebagai probation staff, dan Jihan di loloskan sebagai karyawan tetap, Dan mohon maaf atas kegaduhan yang saya perbuat, Semua foto atau gambar yang di doxing itu bukan saya atau rekan rekan saya yang lain, mohon untuk tidak melanjutkan tindakan doxing tersebut, terimakasih,“ jelas @eninapiona.

“Sekali lagi saya meminta maaf untuk semua orang yang terlibat, ataupun membaca utas dari postingan threads tersebut, saya mengakui kesalahan saya. Saya dengan sadar sudah melakukan tindakan yang merugikan,“ pintanya.

Tak lama berselang, akun @eninapiona menghilang dari Threads diduga berganti username. Begitupula dengan postingannya soal keresahan senior yang kabarnya dihapus.

Diduga Promo Film

Gara-gara banyak kejanggalan dalam curhatan tersebut sampai kemudian akunnya menghilang, para pengguna Threads lantas menjadi detektif dadakan.

Salah seorang pengguna Threads bahkan mencurigai bahwasanya curhatan senior tentang sikap anak baru tersebut hanyalah gimmick marketing semata.

Ia menemukan bahwa ada film dengan judul serupa yang latarnya membahas dinamika lingkungan kerja bakalan tayang di layar lebar dalam waktu dekat.

“Dia sebenarnya promosiin film ini?,“ kata seorang pengguna Threads sambil membagikan poster film yang dimaksud.

Tak pelak, kegeraman warganet kembali terjadi lagi. Mereka bahkan tidak segan-segan untuk memboikot film tersebut jika tuduhan tadi benar adanya.

Menurut warga Threads, gimmick yang dilakukan dirasa menjengkelkan khususnya bagi para anak baru yang hendak bekerja sehingga muncul seruan boikot jika tuduhan marketing film terbukti.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral