- Ilustrated by ChatGPT
Tujuh Prompt ChatGPT untuk Latihan Interview Kerja agar Tidak Grogi di Depan HRD
tvOnenews.com — Berikut adalah prompt yang bisa digunakan para kandidat untuk latihan interview kerja di platform AI ChatGPT.
Tahapan wawancara atau interview seringkali membuat para pencari kerja gugup karena dihadapkan secara langsung dengan HRD.
Meskipun sebelumnya sudah mempersiapkan CV dan memahami posisi yang dilamar, tapi faktanya rasa grogi membuat segalanya jadi lebih sulit disampaikan.
Maka dari itu, tak sedikit dari para pencari kerja yang mencari cara bagaimana bisa menjalani sesi interview dengan lancar tanpa terkendala persoalan di atas.
Solusi praktis yang bisa dimanfaatkan dalam kemajuan teknologi adalah menggunakan platform AI ChatGPT untuk teman latihan sebelum interview kerja.
Bukan hanya meminta daftar pertanyaan, ChatGPT bisa digunakan untuk melakukan simulasi wawancara, memberikan pertanyaan lanjutan hingga evaluasi jawaban.
- freepik.com
Inilah tujuh prompt ChatGPT yang bisa digunakan untuk latihan interview kerja.
1. Simulasi Interview dengan HRD
“Bertindaklah sebagai HRD yang sedang mewawancarai saya untuk posisi [posisi yang dilamar]. Berikan satu pertanyaan setiap kali dan tunggu jawaban saya sebelum melanjutkan. Setelah selesai, evaluasi performa saya.“
Prompt seperti ini bisa dimanfaatkan untuk membiasakan diri dalam menghadapi suasana interview yang biasanya dianggap cukup menegangkan.
2. Latihan Pertanyaan yang Sering Muncul
“Berikan 10 pertanyaan interview yang paling sering ditanyakan HRD untuk posisi [posisi yang dilamar]. Jelaskan juga tujuan dari setiap pertanyaan tersebut.“
Dengan itu, kandidat tidak hanya mengetahui pertanyaannya saja, tetapi memahami apa yang sebenarnya ingin diketahui HRD.
3. Latihan Follow-Up Question
“Bertindak sebagai HRD yang kritis tetapi profesional. Setelah saya menjawab pertanyaan, berikan pertanyaan lanjutan berdasarkan jawaban saya. Jangan memberikan contoh jawaban sebelum saya mencoba menjawab.“
Prompt ini cocok diterapkan untuk menghadapi tipikal HRD yang banyak menggali pengalaman kandidat.
4. Evaluasi Jawaban Interview
“Evaluasi jawaban interview saya dari sisi kejelasan, relevansi, struktur, dan kekuatan argumen. Tunjukkan bagian yang masih lemah dan berikan saran perbaikannya tanpa mengubah fakta pengalaman saya.“
Gunakan prompt ini setelah menjawab pertanyaan untuk mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki.
5. Simulasi Berdasarkan CV
“Berdasarkan CV saya, buat simulasi interview untuk posisi [posisi yang dilamar]. Fokuskan pertanyaan pada pengalaman kerja, pencapaian, skill, dan hal-hal yang berpotensi ditanyakan HRD.“
Dengan cara tersebut, latihan interview kerja menjadi lebih relevan jika nantinya berada dalam situasi mendapat pertanyaan soal pengalaman kerja kandidat dari HRD.
6. Latihan Menjawab Pertanyaan Sulit
“Berikan saya lima pertanyaan interview yang sulit untuk posisi [posisi yang dilamar], seperti alasan resign, kekurangan diri, kegagalan, konflik di tempat kerja, dan ekspektasi gaji. Setelah saya menjawab, evaluasi jawaban saya.“
Jenis pertanyaan seperti ini sering membuat kandidat kehilangan kata-kata atau 'blank' jika tidak pernah berlatih sebelumnya.
7. Minta Penilaian Setelah Interview
“Setelah simulasi interview selesai, nilai performa saya dari 1-10. Jelaskan tiga kekuatan terbesar, tiga kelemahan utama, dan lima hal yang harus saya perbaiki sebelum interview sebenarnya.“
Dengan penjabaran tersebut, maka kandidat bisa mengetahui apa saja kekurangan yang dia miliki sekaligus jadi ajang evaluasi sebelum interview yang sesungguhnya.