- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Kata Addie MS soal Orkestra Indonesia Viral Aransemen Anthem Premier League dengan Sentuhan Musik Nusantara
Jakarta, tvOnenews.com - Addie Muljadi Sumaatmadja alias Addie MS, konduktor sekaligus pendiri orkestra ternama menyoroti sebuah komunitas orkestra Indonesia yang pernah viral mengaransemen ulang Anthem Premier League dalam menyambut pembukaan musim 2026/2027.
Komunitas orkestra, Harmonia Jakarta tidak hanya berkolaborasi dengan Premier League Indonesia dan yang resminya, tetapi juga membawa sentuhan nuansa musik Nusantara. Musik pembuka yang ikonik dibawakan mereka pun menghebohkan publik sehingga viral di media sosial.
Addie MS terharu komunitas orkestra asal Jakarta itu dilibatkan dalam penyesuaian komposisi musik dipadukan dengan alat musik serta nuansa khas Indonesia yang resmi dirilis oleh Premier League Indonesia pada 21 Agustus 2026.
"Kenapa tidak? Itu bagus banget," ujar Addie MS saat ditanya tvOnenews.com setelah konferensi pers menjelang konser Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen di Flix Cinema Astha, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/10/2026).
Lahirnya Musik Orkestra
Addie MS menjelaskan, musik orkestra lahir dari suasana elegan, hiburan, kemegahan, dan pesta dansa eksklusif. Hal ini pertama kali muncul di lingkungan istana para bangsawan Eropa.
Musik ini pada awal perkembangannya sekitar abad ke-15 dan ke-16 belum menjadi konsumsi masyarakat umum. Alunan musik ini diciptakan khusus untuk memenuhi kebutuhan sosial kaum elit yang disebut aristokratik.
Seiring perkembangannya zaman, kata suami Memes itu, musik orkestra hanya dilihat dari segi keindahan atau sisi artistik (nilai sisinya) alunannya menggugah keharuan orkestra pada umumnya.
"Karena itu sayang orang itu tidak mendengar karena orkestra bikin boring, itu mirip aristokratis atau hanya golongan orang atas," katanya.
Soal Musik Orkestra Jadi Anthem Premier League 2026/2027
Ia tentu mendukung adanya gebrakan yang dibawakan oleh Harmonia Jakarta. Selain memainkan musik orkestra, komunitas itu juga mengenalkan musik yang ikonik dipadukan dengan alunan khas Nusantara saat membawakan Anthem Premier League.
Ayahnya Kevin Aprilio itu hanya berpesan meski langkah itu memperkenalkan alunan bernuansa khas Nusantara, grup orkestra yang ditampilkan harus tetap menjaga integritasnya, apalagi sampai berkolaborasi dengan Premier League.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga menunjukkan eratnya ikatan Liga Inggris dengan para penggemarnya di Indonesia masih sangat kuat.
"Saya senang yang kayak gini-gini. Tapi yang penting kita menjaga integrity musik itu sendiri. Misalnya saya sebagai konduktor, saya tantang orang untuk melakukan hal baru, tapi saya hanya diam saja," ucapnya.
(hap)