- Instagram/salatauman via X/telufess
Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO
tvOnenews.com - Kasus perundungan atau bullying hingga kini masih menjadi persoalan krusial yang terus membayangi dan mencoreng dunia pendidikan di Indonesia.
Tidak hanya menyasar para siswa pada jenjang sekolah dasar maupun menengah, praktik perundungan terbukti masih marak terjadi di jenjang perkuliahan.
Lingkungan perguruan tinggi yang seharusnya menjadi ruang aman, inklusif, dan kondusif bagi para mahasiswa untuk menimba ilmu serta mengasah kedewasaan, justru kembali dinodai oleh aksi kekerasan fisik maupun psikologis antarsesama penuntut ilmu.
Baru-baru ini, media sosial sedang dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Awal mula kasus ini terungkap adalah ketika menyebarnya video screen recording yang memperlihatkan akun Instagram @salatauman mengunggah Stories berisi tindakan perundungan kepada sesama temannya di satu kamar asrama.
Dalam video yang kini sudah beredar luas di berbagai platform media sosial tersebut, terlihat seorang pria bertubuh kurus mengganggu temannya yang menggunakan kacamata dengan tindakan kurang terpuji.
Pria berkacamata sempat terlihat ingin keluar dari kamar asrama itu, tapi dihalangi oleh terduga pelaku. Ia lalu mencoba untuk menghindar dengan naik ke kasurnya yang berada di bagian atas ranjang susun.
- Instagram/salatauman via X/telufess
Namun, terduga pelaku masih terus mencoba untuk mengganggunya. Bahkan, ia terlihat dengan sengaja menyemprotkan deodoran spray ke arah korek api yang menyala.
Posisi korek api tersebut sengaja didekatkan ke wajah korban oleh terduga pelaku sehingga bisa membahayakan keselamatan korban secara langsung.
Dari video yang didapat oleh tvOnenews.com, tidak terdengar suara apa pun. Padahal terduga pelaku dan korban terlihat saling adu mulut.
"Hiburan asrama," isi caption dalam unggahan Strories tersebut, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Kasus bullying tersebut juga langsung mendapat perhatian luas dari para mahasiswa Universitas Telkom lainnya. Hal itu terlihat dari sejumlah video yang beredar di media sosial TikTok, di mana mereka beramai-ramai berkumpul di halaman asrama menuntut keadilan dari kasus tersebut.
Suasana kekecewaan serta keprihatinan membuncah di lokasi kejadian ketika massa mahasiswa mengecam keras aksi perundungan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Bahkan, ada sebuah video yang memperlihatkan para mahasiswa tersebut beramai-ramai meneriaki kata "DO" atau drop out yang diduga ditujukan untuk para terduga pelaku. Hal ini agar kampus mengambil sanksi tegas dengan mengeluarkan para terduga pelaku bullying tersebut demi menjaga keadilan dan keutamaan integritas institusi.
- TikTok/@titydtann | TikTok/@zalfaduniabumbu
Dari pernyataan yang didapat oleh redaksi tvOnenews.com pada Sabtu (10/10/2026) sore dari humas Universitas Telkom, pihak komite PPKPT TelU saat ini masih menangani kasus tersebut.
"Untuk kelengkapan informasi tersebut, saat ini posisinya sedang ditangani oleh pihak komite PPKPT TelU. Dan kami akan segera memberikan kelengkapan akan informasi tersebut," ujar pihak Humas Universitas Telkom kepada tvOnenews.com. (ism)