news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bayi 24 hari di Surabaya meninggal dunia usai dicekoki telur mentah oleh neneknya..
Sumber :
  • Threads/calistaarisha

Viral Bayi 24 Hari di Surabaya Meninggal Dunia usai Dicekoki Telur Mentah oleh Neneknya, Keluarga Pihak Ibu Enggan Damai

Bayi berusia 24 tahun meninggal dunia usai dicekoki telur mentah oleh neneknya. Kasus ini mendapat perhatian sekaligus kecaman dari warganet di media sosial.
Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:56 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nasib tragis harus dialami oleh seorang bayi perempuan mungil yang baru berusia 24 hari di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Bayi tersebut harus meninggal dunia usai menjalani perawatan medis secara intensif selama 3 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya.

Sebelum akhirnya meninggal dunia, kondisi kesehatan bayi yang diketahui bernama Alena tersebut sempat berada dalam keadaan sangat kritis akibat tindakan fatal yang dilakukan oleh nenek kandungnya sendiri.

Sang nenek nekat mencekoki Alena dengan telur mentah. Perbuatan tersebut diduga dilakukan karena sang nenek diduga kuat percaya, bahwa dengan memberikan telur mentah, demam tinggi pada tubuh sang bayi akan dapat turun secara cepat.

"Dengan berat hati aku menyampaikan Alena telah berpulang. Alena sudah tidak sakit lagi. Alena sudah jadi bidadari di sana," tulis Calista Arisha, tante korban, lewat akun Threads miliknya @calistaarisha, dikutip Minggu (11/10/2026).

Bayi 24 hari di Surabaya meninggal dunia usai dicekoki telur mentah oleh neneknya.
Sumber :
  • Threads/calistaarisha

Berdasarkan penuturan dan keterangan dari tante korban, kondisi fisik Alena kian memburuk secara drastis saat memasuki hari ketiga masa perawatan medis intensif di rumah sakit. Bahkan, sebelum meninggal bayi malang tersebut sempat mengalami kejang-kejang.

"Hari ini kondisi Alena sempat kejang. Ibunya juga down keingat sama apa yang dilakuin mertuanya," tulis Calista.

Demi menyelamatkan nyawa Alena yang sudah dalam kondisi sangat kritis, tim dokter rumah sakit mengambil langkah medis darurat dengan melakukan tindakan transfusi darah putih.

Kendati segudang upaya medis terbaik telah dikerahkan, nyawa Alena tetap tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Kasus yang sangat memprihatinkan ini pertama kali mencuat di platform media sosial Threads hingga akhirnya viral dan menarik perhatian luar biasa dari masyarakat luas di berbagai jejaring media sosial lainnya.

Banyak warganet yang mengutuk keras perilaku nenek korban yang dinilai sangat teledor, karena memberikan telur mentah kepada bayi yang baru berusia 24 hari tersebut.

 

Kendati demikian, di tengah gelombang kecaman publik, sikap lapang dada justru ditunjukkan oleh ibu kandung korban yang bernama Ariana.

Sang ibu sempat memilih untuk tidak menyimpan rasa dendam kepada mertuanya yang melakukan hal tersebut.

Ariana secara tulus berusaha mengikhlaskan kejadian itu agar doa-doa yang ia panjatkan demi kesembuhan anaknya dapat dikabulkan oleh Tuhan tanpa terhalang ganjalan rasa benci.

"Aku minta maaf, aku gak mau memperpanjang masalah mertua lagi. Urusan benar atau salah sudah gak penting buatku. Yang aku mau sekarang cuma anakku sembuh, sehat, dan bisa pulang. Tolong biarkan aku tenang demi anak," tulis Ariana lewat akun Threads miliknya @real.ryyn, dikutip Minggu (11/10/2026).

Ariana, ibu dari bayi Alena, menyatakan tak ingin memperpanjang masalah dengan mertuanya yang memberikan telur mentah kepada Alena yang baru berusia 24 hari.
Sumber :
  • Threads/real.ryyn

Meski demikian, Calista menyatakan bahwa pihak keluarganya sudah menindaklanjuti terkait apa yang dilakukan oleh nenek dari Alena.

"Untuk permasalahan keluarga suami Ariana, SUDAH KAMI TINDAK LANJUTI," tulis Calista di Threads.

"Aku meluruskan ya, TIDAK ADA KATA DAMAI," tegas Calista. (ism)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral