news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu, sosok A, dan Y yang terlibat dalam polemik video call.
Sumber :
  • YouTube Reyben Entertainment - Instagram @ruben_onsu

Siapa Sosok Pria Y dan A yang Terlibat Polemik Video Call dengan Ruben Onsu? Ternyata Ini Profesi Keduanya

Siapa pria Y dan Artos yang terseret polemik video call Ruben Onsu? Simak profesi, awal perkenalan, serta perkembangan laporan hukum yang menjadi sorotan publik.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Polemik video call yang menyeret nama presenter Ruben Onsu masih menjadi perhatian publik.

Rekaman percakapan yang beredar di media sosial tersebut memicu berbagai tanggapan dan berujung pada langkah hukum yang ditempuh Ruben terhadap sejumlah pihak.

Dua sosok yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah pria berinisial Y dan rekannya berinisial A, yang disebut juga dengan nama Artos.

Y merupakan pria berusia 21 tahun yang mengaku berprofesi sebagai master of ceremony (MC) atau pembawa acara. Sementara itu, A diketahui sebagai rekan Y yang turut memberikan keterangan mengenai percakapan dalam rekaman tersebut.

Di tengah ramainya perbincangan, kedua pihak menyampaikan versi mereka mengenai awal perkenalan dengan Ruben hingga isi percakapan yang kemudian menjadi polemik. 

Sosok Y, Pria 21 Tahun yang Berprofesi sebagai MC

Pria Y dalam video call Ruben Onsu
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

Pria berinisial Y mengungkapkan penjelasannya mengenai video call yang diduga melibatkan dirinya dan Ruben Onsu. Dalam keterangannya melalui kanal YouTube Reben Entertainment pada Selasa, 13 Oktober 2026, Y menegaskan bahwa rekaman tersebut bukan hasil rekayasa.

"Betul, video itu asli dan tanpa rekayasa apapun. Jadi, izinkan saya untuk menjelaskannya," ungkap Y dalam penjelasannya dikutip dari YouTube Reben Entertainment, Selasa (13/10/2026).

Y menjelaskan bahwa pertemuan pertamanya dengan Ruben terjadi ketika dirinya bekerja sebagai MC dalam acara ulang tahun sahabat sang presenter.

Saat itu, ia datang bersama rekannya untuk menjalankan pekerjaan sebagai pembawa acara.

Menurut penuturan Y, Ruben kemudian mengajaknya duduk bersama dan berbincang. Momen tersebut menjadi awal perkenalan mereka.

"Jadi awal pertama kali saya ketemu dengan beliau itu, RO itu, di acara ulang tahunnya sahabatnya RO. Jadi saya dan partner saya ini lagi MC. Lalu saya duduk di sana. Terus si RO ini ngajak duduk bareng, ngobrol-ngobrol dan kenalan," bebarnya.

Y juga mengaku sempat merekam menggunakan ponselnya ketika rekannya sedang menjalankan tugas sebagai MC. Menurut dia, kegiatan tersebut masih berkaitan dengan pekerjaannya di acara itu.

Setelah acara selesai, Y mengaku mendapat permintaan nomor telepon dari asisten Ruben. Nomor tersebut diberikan karena ia mengira akan dihubungi untuk keperluan pekerjaan.

Keesokan harinya, Y menyebut asisten tersebut menghubunginya dan menawarkan untuk memperkenalkannya kepada seseorang.

Ia kemudian melakukan video call dengan asisten Ruben sebelum percakapan dialihkan kepada sang presenter.

Setelah terhubung dengan Ruben, keduanya disebut sempat berbincang melalui panggilan video.

Y kemudian menyampaikan versinya mengenai bagaimana komunikasi tersebut berlangsung hingga akhirnya rekaman percakapan itu menjadi perbincangan publik.

Sosok A atau Artos, Rekan Y yang Ikut Memberikan Keterangan

Selain Y, sosok berinisial A yang dikenal dengan nama Artos turut menjadi perhatian.

Artos merupakan rekan Y yang memberikan penjelasan mengenai isi percakapan dalam video call yang beredar.

Dalam keterangannya, Artos mengatakan bahwa pembicaraan pada awalnya masih berkaitan dengan pekerjaan.

Namun, menurut pengakuannya, percakapan kemudian mengarah pada hal lain yang ia nilai sebagai indikasi godaan dari Ruben.

"Awalnya masih bahas tentang kerjaan, tapi kita persingkat aja. Akhirnya muncullah indikasi-indikasi dia itu menggoda," ujar Artos.

Artos juga menyinggung percakapan yang menurutnya berisi ajakan agar Y datang pada malam hari.

Ia menyebut adanya tawaran penjemputan menggunakan pengemudi serta perkataan yang ditafsirkan sebagai ajakan untuk menemani Ruben.

"Di dalam video itu ada ajakan kayak 'sini dong jadi penjaga hati aku," ungkapnya.

Lebih lanjut, Artos mengklaim terdapat pembicaraan mengenai tawaran pekerjaan dengan bayaran tertentu yang disertai permintaan untuk menemani Ruben tidur.

Artos juga menegaskan bahwa ia memiliki latar belakang pekerjaan sebagai pembawa acara.

"Gue MC, anak komunikasi," tegas A.

Di tengah beredarnya rekaman video call tersebut, Ruben Onsu mengambil langkah hukum. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben melaporkan dua orang yang disebut berinisial AA alias AO atau Artos dan F alias Y ke Polda Metro Jaya.

Menurut keterangan Minola, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan perekaman pembicaraan tanpa izin serta penyebaran hasil rekaman ke media sosial.

Laporan itu disebut telah diterima kepolisian pada dini hari Selasa, 13 Oktober 2026, dengan nomor LP/7671/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Minola menjelaskan bahwa Ruben merasa dirugikan oleh beredarnya rekaman tersebut. Ia juga menyebut pengakuan kedua terlapor dalam konferensi pers menjadi salah satu hal yang mendasari pelaporan.

"Pagi tadi dini hari, klien kami Ruben Onsu kembali melaporkan dua orang karena tindakan melakukan perekaman suatu pembicaraan tanpa izin dan kemudian mempublikasikan dan menyebarkan hasil rekaman tersebut," ungkap Minola Sebayang saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).

Kuasa hukum Ruben menyatakan bahwa laporan tersebut menggunakan ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Minola menyebut Pasal 258 dan Pasal 259 sebagai dasar hukum yang digunakan dalam laporan itu.

Ia juga menegaskan bahwa Ruben memilih menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut, alih-alih memperdebatkan kebenaran setiap klaim di ruang publik.

Sementara itu, kasus video call ini turut menjadi sorotan karena muncul di tengah persoalan antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang sebelumnya ramai diberitakan. Rekaman tersebut diketahui beredar setelah Sarwendah mengunggahnya melalui akun Instagram pribadinya.

Persoalan ini juga berkembang bersamaan dengan pemberitaan mengenai sengketa keluarga Ruben dan Sarwendah, termasuk persoalan hak asuh anak yang dibawa ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral