news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu.
Sumber :
  • Instagram @ruben_onsu

Ruben Onsu Curhat Mental Tertekan Usai Video Call Viral, Teman dan Brand Diduga Jadi Sasaran Buzzer?

Ruben Onsu mengaku kehilangan kepercayaan diri akibat serangan di media sosial setelah video call viral. Ia menyebut teman dan brand ikut terdampak di tengah
Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB
Reporter:
Editor :

"Padahal, semua itu berdampak pada kondisi mental saya. Ada kata-kata menyakitkan yang sulit saya lupakan, hingga terkadang membuat saya merasa terpuruk dan kehilangan rasa percaya diri. Namun, saya terus berusaha menguatkan diri, melawan pikiran-pikiran yang terus mengingatkan saya pada ucapan tersebut, dan memaksa diri untuk tetap semangat menjalani hari-hari saya," curhatnya.

Pengakuan tersebut memperlihatkan sisi personal dari konflik yang berkembang di ruang digital. Serangan dan komentar negatif yang dialami seseorang di media sosial dapat menjadi beban tersendiri, terlebih ketika persoalan pribadi terus dibicarakan oleh banyak orang.

Ruben juga menilai teman dan mitra bisnisnya tidak seharusnya menjadi sasaran kemarahan publik. Ia menyebut mereka ikut menerima komentar yang menyudutkan, padahal persoalan yang sedang berlangsung bukanlah urusan mereka.

"Bukan hanya kepada saya, tetapi juga kepada teman-teman dan brand-brand yang bekerja sama dengan saya. Mereka menerima komentar-komentar yang menyudutkan, bahkan cacian yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Padahal, mereka tidak seharusnya ikut menanggung dampak dari persoalan pribadi yang sedang saya hadapi," lanjutnya.

Ruben Onsu Buka Suara soal Tujuan Membawa Konflik ke Pengadilan

Di tengah polemik yang meluas, Ruben turut menjelaskan alasan dirinya menempuh jalur hukum. Ia membantah bahwa langkah tersebut merupakan bentuk tantangan terhadap pihak lain. Menurutnya, ada kepentingan yang ingin diperjuangkan, yakni haknya sebagai ayah untuk dapat bertemu anak-anaknya.

Ruben juga mempertanyakan munculnya beragam informasi mengenai dirinya. Ia merasa ada banyak versi cerita yang beredar sehingga persoalan tersebut semakin sulit dipisahkan dari penilaian publik.

"Mengajukan persoalan ini ke pengadilan bukan berarti saya ingin menantang siapa pun. Saya hanya ingin memperjuangkan hak saya sebagai orang tua kandung untuk dapat bertemu dengan anak saya tanpa syarat yang tidak semestinya. Lalu, mengapa begitu banyak informasi tentang saya yang dibentuk dan disebarkan dengan berbagai versi?" tegas Ruben.

Pernyataan ini menempatkan persoalan anak sebagai salah satu isu utama dalam konflik yang sedang berlangsung. Di tengah perhatian publik terhadap rekaman video call dan perdebatan di media sosial, Ruben menegaskan bahwa upayanya tidak ditujukan untuk memperpanjang permusuhan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral