news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu dan Sarwendah.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube The Onsu Family dan Sarwendah Official

Polemik Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Masuki Babak Baru, Begini Perkembangannya

Sidang hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki tahap pembuktian. Kuasa hukum Sarwendah buka suara soal 13 bukti surat dan hasil psikolog anak.
Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WIB
Reporter:
Editor :

Terkait video yang diunggah kliennya di media sosial, Chris mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan apakah materi tersebut dapat digunakan sebagai bukti dalam persidangan.

“Tetapi terhadap unggahan yang dilakukan oleh klien kami, sedikit saya sampaikan, bilamana nanti bisa kami jadikan sebagai bukti terkait dengan video-video yang ada itu, akan kami sampaikan,” tuturnya.

Menurut Chris, tim kuasa hukum sebenarnya telah menyiapkan materi pembuktian lainnya. Video tersebut berpotensi diajukan sebagai bukti tambahan apabila dinilai dapat memperkuat materi yang sudah disiapkan.

“Supaya apa? Sebenarnya materinya sudah ada sebelum ada bukti tersebut, dengan materi bukti lain, ya. Tetapi nanti itu untuk menguatkan. Nanti kami diskusi dulu kalau memang bisa kita jadikan alat bukti, ya kita tambahkan untuk jadi alat bukti video yang ada itu,” jelas Chris.

Singgung Dugaan Kekerasan terhadap Anak

Dalam keterangannya, Chris turut menanggapi isu dugaan kekerasan terhadap anak yang menjadi perhatian dalam polemik hak asuh tersebut. Ia menyinggung pentingnya pemeriksaan oleh psikolog untuk menilai kondisi anak.

“Mereka gembar-gembor terhadap itu bahwa anak korban kekerasan yang berhak menyampaikan apakah dia menjadi korban itu psikolog,” ucapnya.

Chris menegaskan bahwa penilaian terkait kondisi anak harus mengacu pada pemeriksaan tenaga ahli. Ia menyatakan pihaknya akan menyerahkan persoalan tersebut kepada psikolog yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemeriksaan.

“Kalau psikolog mempunyai hasil yang berbeda, bahwa itu semua tidak benar, kan artinya yang kita pakai adalah hasil psikolog. Jadi, kita saya juga nggak bisa menilai langsung, ya. Harus ahlinya, dan itu psikolog. Kita serahkan semuanya,” katanya.

Saat ditanya awak media mengenai waktu kejadian yang disebut berlangsung sekitar 11 tahun setelah perceraian, Chris mengaku belum mengetahui secara pasti kapan peristiwa tersebut terjadi.

“Saya belum tahu kejadiannya kapan karena itu kan kita baru tahu suara-suara yang ada dan video-video yang cuman suarakan. Ya, tapi sekalipun ada, kami pastikan bahwa kami sudah punya hasil psikolog yang terbaru yang memang memeriksa terkait anak, dan kami pastikan tidak ada KDRT terhadap anak,” ujar Chris.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral