news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu.
Sumber :
  • Instagram @ruben_onsu

Psikologis Ruben Onsu Disebut Tertekan, Minola Sebayang Ungkap Penyebabnya

Psikologis Ruben Onsu disebut tertekan akibat polemik hukum dan framing di media sosial. Minola Sebayang mengungkap dampaknya terhadap Ruben dan anak-anak.
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:28 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kondisi psikologis Ruben Onsu menjadi sorotan di tengah polemik hukum dan perselisihan hak asuh anak dengan mantan istrinya, Sarwendah. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyebut kliennya mengalami tekanan akibat tuduhan dan framing yang beredar luas di media sosial.

Menurut Minola, persoalan yang berkembang di ruang publik tidak hanya berdampak pada Ruben Onsu secara pribadi. Ia juga menyoroti kemungkinan dampak psikologis terhadap anak-anak Ruben, mengingat hubungan ayah dan anak tetap perlu menjadi perhatian di tengah konflik yang terjadi.

Psikologis Ruben Onsu yang disebut tertekan ini berkaitan dengan pembentukan opini yang dinilai merugikan kliennya. Minola pun mengimbau masyarakat agar melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Kondisinya tentu tidak baik-baik saja kan begitu ya. Karena siapa sih orang yang tidak mendapatkan tekanan ketika dia diframing sedemikian rupa,” kata Minola Sebayang dalam video unggahan YouTube Intens Investigasi.

Minola juga menyampaikan analisisnya mengenai dugaan pembentukan opini terhadap Ruben sejak awal polemik. Ia menilai isu yang berkembang saat ini merupakan bagian dari rangkaian framing yang perlu dicermati berdasarkan konteksnya.

“Dari awal memang sudah ada niat untuk mem-framing bahwa dia ini ‘cong’. Ini kan sudah sudah merupakan proses awal pemframingan kemarin itu adalah endingnya. Kalau menurut pendapat kami secara hukum dan teori ini. Ini teori ya menurut pendapat saya ini analisa ya. Jadi jangan, jadi kalau memang mau diargumenkan lah analisa ini ya. Jangan argue-nya hal-hal yang enggak ada kaitan dengan argumentasi ini,” ujar Minola.

Lebih lanjut, Minola menegaskan bahwa dampak dari polemik tersebut berpotensi dirasakan oleh anak-anak Ruben. Menurutnya, persoalan yang melibatkan orang tua dapat memengaruhi kondisi psikologis anak, terutama ketika isu keluarga menjadi pembahasan di ruang publik.

“Jadi tentu ini akan memberikan dampak gitu. Tapi apakah kita sadar dampak ini tidak akan hanya dialami oleh Ruben secara psikologis, tapi juga pasti akan anak-anak gitu. Karena sampai kapanpun Ruben adalah ayah dari anak-anak tersebut,” tuturnya.

Minola juga menekankan bahwa status Ruben sebagai ayah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak-anaknya. Ia menilai hubungan tersebut tetap ada terlepas dari polemik yang sedang berlangsung.

“Enggak mungkin ada orang yang memilah-milah hubungan antara anak-anaknya dengan Ruben gitu. Enggak bisa. Dia tidak bisa didiskualifikasi. Tetap Ruben itu adalah ayah dari anak-anak. Ini kan juga pasti ada dampak secara psikologis yang akan dialami oleh anak-anak,” kata Minola.

Dalam penjelasannya, Minola turut menyinggung persoalan akses anak terhadap informasi mengenai konflik yang terjadi. Ia menyebut, apabila anak-anak tidak mengetahui situasi secara menyeluruh, mereka mungkin tidak memahami persoalan yang sebenarnya sedang dihadapi keluarga.

“Tapi katanya tidak mau. Kecuali yang saya katakan tadi itu anak-anak dipilah-pilah. Ini boleh lihat, ini enggak boleh lihat, maka dia tidak akan pernah tahu ada situasi yang seperti ini,” ujarnya.

Sebaliknya, Minola berpandangan bahwa pemahaman terhadap persoalan secara utuh dapat membantu anak-anak melihat situasi dengan konteks yang lebih lengkap. Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan pandangan yang disampaikan Minola dalam menanggapi polemik yang melibatkan kliennya.

“Tapi kalau anak-anak ini diberikan kebebasan untuk melihat semua persoalan secara utuh, maka seharusnya anak-anak juga melihat ada persoalan dan ada situasi seperti ini. Kan begitu artinya. Ini yang ini yang ini yang kita harus cermati,” pungkas Minola Sebayang.

Polemik yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah sebelumnya berkembang ke berbagai persoalan, termasuk proses hak asuh anak dan laporan hukum terkait konten yang beredar di media sosial. Di tengah situasi tersebut, pihak Ruben melalui kuasa hukumnya meminta agar publik memahami persoalan berdasarkan konteks yang lengkap.

Pernyataan Minola mengenai kondisi psikologis Ruben Onsu menjadi bagian dari tanggapan pihak kuasa hukum terhadap tekanan yang dinilai muncul akibat framing di ruang publik. Ia juga mengingatkan agar pembahasan mengenai konflik orang tua tidak mengabaikan kemungkinan dampaknya terhadap anak-anak.

(anf)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral