news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gamyla Ashab dan Aron Ashab.
Sumber :
  • Instagram/gamylaashab - Instagram/aronashab

Kakak Aron Ashab Bantah Adiknya Diculik, Sebut Keluarga Bayar Jutaan Tiap Bulan

Kakak Aron Ashab, Gamyla Ashab, membantah adiknya diculik, sebut keluarga bayar jutaan tiap bulan untuk rehabilitasi Aron.
Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:28 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perseteruan yang melibatkan aktor sekaligus penyanyi Aron Ashab kembali menjadi sorotan publik. 

Setelah sekitar satu tahun tidak aktif di media sosial, Aron muncul dengan pernyataan mengejutkan bahwa dirinya mengaku diculik dan disiksa.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sang kakak, Amalia Gamyla Ashab. 

Melalui akun Instagram pribadinya, Gamyla membeberkan versi keluarga mengenai keberadaan Aron selama ini. 

Ia membantah tudingan penculikan dan menjelaskan bahwa adiknya sengaja menjalani rehabilitasi atas keputusan keluarga.

Gamyla mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah keluarga menghadapi berbagai persoalan terkait perilaku Aron, terutama ketika berada dalam kondisi mabuk.

"Dia direhab karena alkoholik dan ada masalah menyimpang dan gak terkontrol kalo mabok. Kita udah capek lahir batin!" tulis Gamyla.

Aron Ashab
Sumber :
  • Instagram @aronashab

Ia kemudian menjelaskan bahwa proses rehabilitasi tersebut dilakukan melalui prosedur resmi. 

Menurutnya, keputusan itu juga diambil atas perintah sang ibu yang saat ini tengah menjalani pemulihan setelah mengalami stroke.

Gamyla mengungkapkan, kondisi keluarga saat itu tidak mudah. Selain masih berduka atas kepergian sang ayah, keluarga juga harus menghadapi perilaku Aron yang disebut kerap membuat keributan ketika mabuk.

"Direhab ada prosedur resmi untuk angkut anak bermasalah (atas perintah ibu saya yang sudah stroke, masih penyembuhan luka ditinggal meninggal alm abah saya, masih setiap hari menghadapi ulah dia yang tidak terkontrol dan rusuh tiap kali mabuk. Mabok setiap hari berbotol-botol di dalam rumah yang isinya cuma ibu saya yang stroke, saya dan anak-anak laki-laki saya yang sudah trauma lihat kelakuan dia setiap hari)," lanjutnya.

Atas dasar itu, Gamyla dengan tegas membantah pernyataan bahwa adiknya menjadi korban penculikan.

"Jadi tidak ada penculikan," tegasnya.

Gamyla juga mengaku keluarga memiliki rekaman video yang menurutnya memperlihatkan perilaku Aron ketika sedang mabuk. 

Ia menyebut dokumentasi tersebut dapat menjadi bagian dari penjelasan keluarga mengenai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

"Setiap dia mabok buat ulah ada semua kok videonya, lengkap," tulisnya.

Aron Ashab
Sumber :
  • Instagram/aronashab

Keluarga Disebut Bayar Jutaan Rupiah Setiap Bulan

Dalam keterangannya, Gamyla turut menanggapi anggapan bahwa Aron sengaja dibuang oleh keluarganya. 

Ia menegaskan bahwa keluarga justru mengeluarkan biaya untuk membiayai proses rehabilitasi sang adik.

"Keluarga bayar jutaan tiap bulan itu ngebuang? Ngebuang tuh diusir aja udah beres," tulis Gamyla.

Ia menjelaskan bahwa tempat rehabilitasi tersebut diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki masalah perilaku dan membutuhkan penanganan, termasuk mereka yang keluarganya sudah merasa kewalahan.

"Yang dikirim ke sana itu yang anak-anak bermasalah yang keluarganya udah nyerah udah lelah," lanjutnya.

Gamyla juga mengungkapkan bahwa persoalan dengan Aron bukan baru terjadi belakangan ini. 

Menurut penuturannya, masalah tersebut sudah berlangsung sejak 2010 dan ia menilai perilaku sang adik semakin sulit dikendalikan.

Ia turut menyinggung kebiasaan Aron yang, menurutnya, kerap membuat drama dan menjelek-jelekkan orang lain. 

Karena itu, Gamyla menganggap pernyataan Aron mengenai dugaan penculikan dan penyiksaan sebagai persoalan baru yang kembali menyeret keluarga ke tengah sorotan publik.

Melalui unggahannya, Gamyla akhirnya menyampaikan versinya untuk menjelaskan alasan keluarga mengambil keputusan rehabilitasi sekaligus membantah tuduhan penculikan.

Meski demikian, pernyataan mengenai dugaan penculikan, penyiksaan, dan alasan rehabilitasi tersebut berasal dari keterangan masing-masing pihak. 

Tanpa informasi tambahan atau verifikasi independen, kronologi dan klaim yang disampaikan kedua pihak belum dapat dipastikan sepenuhnya. (gwn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral