- Instagram @minola6000 @ruben_onsu
Bicara Apa Adanya, Minola Sebayang Blak-blakan soal Rekaman Video Call Ruben Onsu yang Dituding Tak Senonoh
tvOnenews.com – Potongan video panggilan video (video call) Ruben Onsu yang beredar di media sosial terus menjadi perbincangan publik.
Rekaman tersebut memunculkan beragam penafsiran, termasuk tudingan adanya tindakan tidak senonoh yang melibatkan presenter tersebut.
Menanggapi polemik itu, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan penjelasan mengenai rekaman yang beredar.
Ia menilai potongan video tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa kliennya melakukan perbuatan tidak senonoh.
Pernyataan itu disampaikan Minola dalam tayangan YouTube Intens Investigasi yang dikutip pada Senin (19/10/2026).
Ia mengaku berusaha menilai rekaman tersebut secara objektif tanpa memihak pihak mana pun.
“Kalau saya ingin berkata jujur, berpikir objektif ya, tidak berpihak ke sana, tidak berpihak kemari, harus saya katakan bahwa ketika saya melihat video itu yang saya lihat adalah komunikasi,” kata Minola.
Menurutnya, rekaman yang beredar hanya memperlihatkan komunikasi dari satu sisi.
Suara lawan bicara Ruben tidak terdengar sehingga isi percakapan secara menyeluruh tidak dapat diketahui hanya dari potongan video tersebut.
“Komunikasi searah ya karena lawan bicara yang satu lagi tidak terdengar suaranya dan itu adalah potongan dari percakapan yang direkam yang sedemikian panjangnya sehingga kita tidak mengetahui apa yang menjadi esensi dari percakapan tersebut,” ujarnya.
Minola menegaskan, berdasarkan rekaman yang dilihatnya, tidak ada aktivitas yang secara langsung dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa Ruben melakukan tindakan tidak senonoh.
“Intinya video itu hanya menggambarkan suatu komunikasi, tidak menunjukkan ada kegiatan atau aktivitas apa pun yang kita bisa katakan bahwa telah terjadi suatu perbuatan yang tidak senonoh,” ungkapnya.
Ia juga menilai kesimpulan yang muncul di tengah masyarakat bisa dipengaruhi penafsiran masing-masing orang terhadap potongan rekaman tersebut. Karena itu, menurut Minola, publik sebaiknya tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai isi percakapan yang sebenarnya.
“Kecuali pihak-pihak yang ingin memberikan kesimpulan, memberikan asumsi atau penggiringan dan menerjemahkan sendiri bahwa video itu mengarah ke hal-hal yang tidak senonoh,” sambung Minola.
Pernyataan Minola tersebut menjadi bagian dari respons pihak Ruben terhadap kontroversi video call yang beredar di media sosial.
Sebelumnya, rekaman yang memperlihatkan Ruben sedang melakukan panggilan video dengan seorang pria menjadi sorotan setelah diunggah melalui akun Instagram Sarwendah.
Dalam keterangannya kepada media pada 13 Oktober 2026, Minola menyatakan pihaknya tidak berwenang memastikan apakah rekaman tersebut asli atau merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Ia menegaskan, persoalan yang disoroti pihak Ruben adalah bagaimana rekaman itu diperoleh.
“Yang kita persoalkan adalah bagaimana cara video itu ada,” ujar Minola.
(tsy)