news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Apple Akhirnya Bikin MacBook Pro Layar Sentuh, Harga Tembus Rp61 Juta.
Sumber :
  • Laman Resmi

Apple Akhirnya Bikin MacBook Pro Layar Sentuh, Harga Tembus Rp61 Juta

Apple memperkenalkan MacBook Pro layar sentuh dengan panel OLED tandem, chip M5 Pro dan M5 Max, serta fitur Dynamic Island. Simak spesifikasi dan harga globalnya.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:33 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perkembangan laptop selama bertahun-tahun membuat pengguna terbiasa mengandalkan keyboard, trackpad, dan mouse untuk bekerja. Namun, kebutuhan mengedit video, mengolah gambar, hingga mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) terus mendorong perubahan cara manusia berinteraksi dengan komputer. 

Layar sentuh yang lebih dahulu populer di ponsel dan tablet pun menjadi salah satu teknologi yang berpotensi memperluas pengalaman menggunakan laptop.

Di tengah persaingan produsen komputer yang menawarkan perangkat semakin fleksibel, kehadiran layar sentuh pada laptop kelas profesional dapat mengubah kebiasaan kerja para kreator digital. 

Teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan sejumlah tindakan langsung pada layar, mulai dari memperbesar gambar hingga mengatur elemen visual. Meski demikian, penerapannya pada laptop berperforma tinggi tetap perlu mempertimbangkan kenyamanan penggunaan, akurasi sentuhan, serta dukungan aplikasi.

Apple menjadi salah satu perusahaan yang menarik perhatian melalui pengenalan MacBook Pro dengan layar sentuh. Perangkat ini menggabungkan panel berteknologi OLED tandem, prosesor generasi terbaru, dan pembaruan sistem operasi untuk mendukung pekerjaan profesional. Kehadiran fitur tersebut juga menandai perubahan pendekatan Apple terhadap interaksi pengguna dengan lini laptopnya.

Layar Sentuh dan OLED Tandem Jadi Perubahan Utama MacBook Pro

Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar sentuh dalam dua pilihan ukuran, yakni 14 inci dan 16 inci. Perangkat tersebut tersedia dalam warna Space Black dan Silver. Perubahan paling mencolok terletak pada panel PROLED XDR yang mengadopsi teknologi OLED tandem.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, Chief Hardware Officer Apple Johny Srouji menjelaskan bahwa teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas visual sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna profesional.

"PROLED XDR adalah layar laptop terbaik di dunia. Layar ini memadukan teknologi OLED tandem tercanggih dengan algoritma di mesin layar kami untuk menghadirkan kualitas visual yang telah lama dinantikan oleh para profesional," ujar Johny Srouji.

Secara teknis, OLED tandem menggunakan susunan beberapa lapisan pemancar cahaya organik untuk mendukung kecerahan dan efisiensi tampilan. Pada MacBook Pro terbaru ini, layar diklaim mampu mencapai kecerahan puncak hingga 2.000 nit dengan rasio kontras 10.000.000:1.

Panel tersebut juga mendukung gamut warna P3 dan Adobe RGB. Dukungan ini relevan bagi fotografer, desainer grafis, serta editor video yang membutuhkan reproduksi warna akurat saat mengerjakan materi visual.

Selain peningkatan kualitas gambar, Apple menghadirkan sensor sentuh yang terintegrasi langsung ke panel. Pengguna dapat memperbesar tampilan dengan gerakan mencubit, menggulir halaman, maupun berinteraksi dengan kanvas digital di aplikasi desain.

Apple turut membawa antarmuka Dynamic Island ke Mac. Fitur yang dikenal melalui iPhone tersebut memungkinkan akses ke sejumlah informasi dan kontrol, seperti musik, panggilan telepon, serta Live Activities.

Integrasi layar sentuh dengan macOS 27 Golden Gate ditujukan untuk memperluas pilihan interaksi pengguna. Namun, manfaat praktisnya akan bergantung pada dukungan aplikasi dan sejauh mana fitur sentuh dapat melengkapi penggunaan keyboard serta trackpad.

Chip M5 Pro dan M5 Max Menyasar Pekerjaan Berat dan AI

Selain layar, peningkatan penting terdapat pada sektor pemrosesan. MacBook Pro terbaru menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max yang dirancang untuk menangani beban kerja intensif, termasuk penyuntingan video, animasi, dan rendering tiga dimensi.

Apple Akhirnya Bikin MacBook Pro Layar Sentuh, Harga Tembus Rp61 Juta
Sumber :
  • Laman Resmi

Apple menyebut perangkat ini mampu menjalankan Large Language Models (LLM) dengan ratusan miliar parameter secara langsung di perangkat atau *on-device*. Pemrosesan lokal dapat membantu mengurangi ketergantungan pada layanan komputasi awan untuk pekerjaan tertentu, meskipun kemampuan aktualnya tetap bergantung pada model, kebutuhan memori, dan optimalisasi perangkat lunak.

Kapasitas memori terpadu yang ditawarkan mencapai 128 GB, sementara penyimpanan tersedia hingga 16 TB. Kombinasi tersebut menyasar pengguna yang bekerja dengan proyek berukuran besar, banyak aplikasi sekaligus, serta materi multimedia beresolusi tinggi.

Apple juga memperbarui arsitektur termal untuk menjaga kestabilan performa ketika perangkat digunakan menjalankan tugas berat dalam waktu lama. Dukungan ini penting karena pekerjaan seperti rendering dan pemrosesan video dapat membebani prosesor secara terus-menerus.

Untuk kebutuhan konektivitas, laptop ini dilengkapi tiga port Thunderbolt 5, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6. Kamera 12 MP dengan Center Stage disediakan untuk menunjang konferensi video, sedangkan sistem audio enam speaker diklaim menghasilkan bass 50 persen lebih dalam.

Meski spesifikasi tersebut menawarkan kapasitas besar, pengguna tetap perlu menyesuaikan konfigurasi dengan kebutuhan. Pekerjaan perkantoran dan pengeditan ringan, misalnya, belum tentu membutuhkan memori maupun penyimpanan sebesar konfigurasi tertinggi.

Berapa Harga MacBook Pro Layar Sentuh?

Di pasar Amerika Serikat, MacBook Pro terbaru ditawarkan mulai dari 2.899 dolar AS untuk model 14 inci dan 3.399 dolar AS untuk model 16 inci. Jika menggunakan perkiraan konversi yang tercantum dalam informasi peluncuran, harganya masing-masing sekitar Rp52,6 juta dan Rp61,7 juta.

Angka tersebut merupakan perkiraan konversi harga, bukan harga resmi di Indonesia. Harga akhir di pasar lokal dapat berbeda karena pajak, biaya distribusi, nilai tukar, dan kebijakan penjual.

Bagi calon pembeli, pertimbangan utama bukan hanya kemampuan layar sentuh atau besarnya kapasitas memori. Kebutuhan kerja sehari-hari, kompatibilitas perangkat lunak, mobilitas, dan anggaran juga perlu diperhitungkan sebelum memilih konfigurasi.

Pada akhirnya, langkah Apple menghadirkan layar sentuh di MacBook Pro menjadi perubahan penting dalam cara perusahaan mengembangkan laptop profesionalnya. 

Perangkat ini menggabungkan panel OLED tandem, fitur sentuh, Dynamic Island, dan chip M5 Pro serta M5 Max dalam satu sistem. Namun, seberapa besar perubahan tersebut meningkatkan produktivitas baru dapat dinilai setelah fitur-fitur itu digunakan dalam pekerjaan sehari-hari, terutama ketika dibandingkan dengan pengalaman menggunakan MacBook Pro generasi sebelumnya. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral