news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Netizen threads keluhkan upselling di iBox Dago, Bandung.
Sumber :
  • Threads/@thomaschristiannn

Viral Netizen Threads Keluhkan Taktik Upselling Aksesori Jutaan Rupiah saat Beli iPhone 18 Pro Max di iBox Dago

Salah seorang netizen Threads mengungkapkan kekecewaannya karena jadi korban upselling saat hendak membeli iPhone 18 Pro Max di gerai iBox cabang Dago, Bandung.
Minggu, 1 November 2026 - 22:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kehadiran seri iPhone 18 Pro Max kini tengah menjadi perbincangan hangat sekaligus produk yang sangat digandrungi oleh para pencinta teknologi di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali masyarakat di Indonesia.

Perangkat flagship terbaru buatan Apple tersebut berhasil menyedot perhatian publik berkat beragam inovasi teknologi terkini dan peningkatan performa yang ditawarkannya.

Namun, antusiasme masyarakat yang tinggi untuk bisa segera memboyong ponsel pintar terbaru ini mendadak tercoreng oleh keluhan mengenai kualitas pelayanan di salah satu gerai ritel resminya.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
Sumber :
  • YouTube Zee Tech

Keluhan ini mendadak viral di media sosial setelah seorang pengguna platform Threads dengan nama akun @thomaschristiannn membagikan pengalaman kurang menyenangkan yang dialaminya secara langsung.

Ia mengungkapkan kekecewaannya saat hendak membeli unit iPhone 18 Pro Max di gerai iBox cabang Dago, Bandung.

Sebelum mendatangi toko secara fisik, ia mengaku telah berkomunikasi terlebih dahulu melalui pesan singkat WhatsApp untuk memastikan ketersediaan barang tersebut. Pihak toko pun saat itu mengonfirmasi bahwa unit yang dicari masih tersedia.

Namun, begitu tiba di lokasi gerai fisik, ia terkejut karena petugas yang melayani justru menyatakan bahwa dirinya diharuskan membeli paket aksesori tambahan senilai kurang lebih Rp3 juta agar bisa membawa pulang produk tersebut.

"Kak tolong ya ini Ibox dago, saya mau beli 18 promax udah nanya stok di wa blg redi , pas datang diharuskan beli aksesoris senilai 3 juta lebih kalo gamau gadikasih barang!!!!" tulis akun tersebut, dikutip Minggu (1/11/2026).

 

Unggahan pengakuan dari akun @thomaschristiannn tersebut mendadak dibanjiri berbagai respons dari warganet. Ternyata, tak sedikit netizen di Threads yang turut mengungkapkan pengalaman buruk yang sama.

Pengalaman tidak menyenangkan itu tidak hanya dialami di gerai iBox Dago saja, melainkan juga menyasar para pembeli di berbagai cabang iBox lainnya.

Banyak konsumen mengeluhkan pelayanan yang kurang baik dari para staf iBox saat hendak melakukan transaksi pembelian, bahkan pernah merasakan taktik upselling paksaan seperti yang dialami oleh @thomaschristiannn.

Di sisi lain, maraknya fenomena ini memancing tanggapan dari netizen yang mengaku sebagai eks sales iBox. Pengguna tersebut memberikan kesaksian dan pandangannya mengenai alasan di balik terjadinya praktik penawaran paksa tersebut.

Menurut penjelasannya, hal itu terjadi dikarenakan para staf di lapangan diwajibkan untuk mencapai target penjualan yang cukup tinggi.

Tekanan target yang besar membuat beberapa oknum staf terdesak hingga akhirnya menempuh cara berbohong kepada pelanggan, seperti mengklaim stok barang sudah habis jika pembeli menolak membeli aksesori pendamping.

"Ex ibox sales disini. Memang kita sering dikejar target buat jual itu semua, dan gak jarang juga harus bohong ke customer karena udah putus asa gak achieve target," tulis akun @bim2thr di kolom komentar postingan tersebut.

 

Pemilik akun @thomaschristiannn pun mencoba untuk bertanya langsung ke Instagram resmi iBox Indonesia via direct message.

"Hai kak, pembelian produk bundling di iBox bersifat optional. Pelanggan memiliki kebebasan untuk memilih sesuai kebutuhan. Kami juga menyarankan agar kakak memeriksa kembali rincian transaksi sebelum melakukan pembayaran untuk memastikan kesesuaian pembelian," tulis akun @iboxindonesia dalam balasan DM dari @thomaschristiannn. (ism)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral