- Tangkapan layar YouTube Herri Pras
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya
Jakarta, tvOnenews.com - YouTuber Herri Pras muncul ke ruang publik untuk mengklarifikasi kejadian dirinya diduga digerebek oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) di kediamannya viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, Herri Pras juga diduga mendapat intimidasi oleh beberapa pria yang disebut berasal dari komunitas bela diri. Situasi ini membuat ia mengklarifikasi atas kegaduhan di jagat maya.
"Kali ini saya ingin memberikan klarifikasi terkait kejadian yang baru-baru ini menimpa kepada kami. Sekelompok orang datang dengan mobil berplat merah dan melakukan tindakan kekerasan, main hakim sendiri, beserta pengeroyokan," ujar Herri Pras dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya, Senin (2/11/2026).
Kedatangan Sekelompok OTK pada Malam Hari
- Instagram @hannykristiantonew
Herri Pras menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukukl 20.00 WIB. Di momen itu, terdapat sebuah mobil datang diduga membawa sekelompok OTK tersebut.
Herri mengatakan, sejumlah pria tersebut langsung berteriak untuk memanggilnya ketika pintu rumahnya telah tertutup. Karena kedatangan tamu, ia pun keluar dari kediamannya.
"Orang-orang ini datang teriak-teriak memanggil saya, lalu saya keluar menyebut mereka seperti layaknya orang menyambut tamu," terangnya.
Ia yang sudah menyambut dengan baik justru langsung dihadapi dengan situasi mencekam. Herri mengaku dirinya langsung ditantang untuk berduel dengan mereka.
Berdasarkan dalam video viral tersebut, pria yang juga dikenal sebagai kreator konten tersebut coba menyampaikan persyaratan darinya. Hal itu sebagai kebutuhan utama untuk memenuhi ajakan bertarung.
"Setelah saya memberikan jawaban bahwa saya tidak akan duel tanpa alasan yang kuat, terlebih saya memiliki persyaratan yang harus mereka penuhi untuk saya ladeni duelnya," tuturnya.
Alih-alih terpenuhi, lanjut Herri, dirinya justru diduga langsung mendapat tindakan kekerasan terhadap fisiknya. Situasi ini membuat dirinya sempat tersungkur.
"Tapi mereka tetap memaksa dan akhirnya salah satu orang melakukan tindakan kekerasan menendang perut saya sampai saya jatuh. Lalu saya langsung bangun," jelasnya.
"Setelah saya bangun, dilanjut oleh saudara YC melakukan tindakan yang sama memukul dan mendengkul area ulu hati dan bagian perut," sambungnya.