- Instagram @sbsdrama.official
Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot
tvOnenews.com - Drama Korea Doctor X: Mafia in White yang dibintangi Kim Ji Won tengah menghadapi ujian setelah menuai kontroversi.
Serial medis produksi SBS tersebut mendapat sorotan akibat penggambaran peristiwa demokratisasi Gwangju 1980 serta sejumlah adegan prosedur medis yang dinilai tidak sesuai dengan praktik nyata.
Di tengah polemik tersebut, rating penonton domestiknya mengalami penurunan.
Berdasarkan data Nielsen Korea yang diberitakan media setempat, episode kedelapan Doctor X yang tayang pada Sabtu (31/10/2026) mencatat rating nasional sebesar 15,6 persen.
Angka tersebut turun 0,9 poin persentase dibandingkan episode ketujuh yang memperoleh rating 16,5 persen pada 30 Oktober 2026.
Jika dibandingkan dengan capaian tertinggi sebelumnya, yakni 19,5 persen pada episode keenam, penurunannya mencapai 3,9 poin persentase.
Meski mengalami penurunan, Doctor X masih menjadi program dengan rating tertinggi pada slot tayangnya.
- Instagram @sbsdrama.official
Serial ini juga mempertahankan posisi teratas di antara program miniseri yang tayang pada Sabtu.
Polemik yang menimpa Doctor X bermula setelah episode keenam menampilkan kisah seorang pasien yang masih menyimpan peluru di dalam otaknya selama 46 tahun.
Tokoh utama, Gye Soo-jung yang diperankan Kim Ji Won, berusaha mengeluarkan peluru tersebut melalui tindakan operasi.
Dalam alur cerita, pasien itu mengalami luka tembak ketika militer melakukan penindakan terhadap demonstrasi pro-demokrasi di Gwangju pada Mei 1980.
Peristiwa tersebut dikenal sebagai Gerakan Demokratisasi Gwangju atau Gwangju Democratic Uprising.
Gerakan yang berlangsung pada 18–27 Mei 1980 itu merupakan perlawanan masyarakat terhadap pemerintahan militer Chun Doo-hwan.
Aksi pro-demokrasi tersebut berakhir dengan penindakan militer secara brutal.
Peristiwa ini menjadi salah satu babak penting dalam sejarah perjuangan demokrasi Korea Selatan dan masih memiliki sensitivitas tersendiri bagi masyarakat setempat.
Penggunaan latar sejarah tersebut dalam drama fiksi medis memicu kritik dari sejumlah penonton.
Mereka mempertanyakan keputusan tim produksi memasukkan peristiwa yang sensitif secara politik ke dalam cerita yang tidak secara khusus mengangkat isu sejarah maupun politik.
Kritik itu kemudian berkembang menjadi petisi di situs resmi Majelis Nasional Korea Selatan.
Petisi tersebut meminta proses produksi Doctor X ditinjau dan penayangan serial dihentikan karena dinilai berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.