news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konten kreator Herri Pras & Habib Bahar bin Smith.
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Herri Pras & Antara/Raisan Al Farisi

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Selasa, 3 November 2026 - 23:00 WIB
Reporter:
Editor :

"Ingat bahwa sebenarnya daging ulama itu beracun. Kebiasaan Allah Ta'ala dalam menyingkap tabir para pencela akan terlihat dengan sendirinya. Siapa yang melecehkan para ulama, maka Allah akan menimpakan kematian hati sebagai bencana baginya sebelum kematiannya," sambungnya.

Masyarakat Jadi Korban

Mengacu dari video viral, Habib Bahar menilai korban yang sesungguhnya bukan dialami oleh satu pihak. Menurut dia, masyarakat yang tidak mengerti apa pun justru menjadi sasaran utamanya.

"Kasian masyarakat awam. Jika kehormatan ulama dijatuhkan, masyarakat yang awam tidak akan percaya lagi pada ilmu, fatwa dan nasihatnya. Maka berbicaralah yang baik atau lebih baik diam," tegasnya.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah adanya rekaman video Herri Pras digeruduk oleh sekelompok diduga berasal dari kumpulan bela diri. Ketegangan tersebut tak lepas adanya ucapan kontroversial sang konten kreator sehingga memicu tantangan bertarung terhadap seseorang.

Herri sempat menyampaikan persyaratan darinya untuk memenuhi ajakan duel. Alih-alih terpenuhi, ia justru diduga langsung mendapat tindakan intimidasi hingga membuatnya tersungkur.

Herri berusaha untuk masuk ke rumah agar segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian melalui 110. 20 menit kemudian, polisi datang dan berhasil melerasi ketegangan kedua belah pihak.

Akibat kejadian ini, Herri melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor atas dugaan persekusi hingga tindakan kekerasan. Berdasarkan dari keterangan kuasa hukumnya, pihaknya masih berupaya untuk mediasi agar perkara tersebut selesai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait tindaklanjut laporan tersebut. Masyarakat diharapkan agar tetap menjaga ketenangan di ruang publik.

(hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral