- Instagram @yudi_cahyadi99
Pengakuan Jujur Petarung MMA Yudi Cahyadi soal Alasan Ngotot Tantang Herri Pras Duel No Rules
tvOnenews.com - Petarung Mixed Martial Arts (MMA) Yudi Cahyadi akhirnya buka suara mengenai kedatangannya ke rumah konten kreator Herri Pras di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Melalui video klarifikasi di akun Instagram pribadinya, Yudi mengungkap alasan kedatangannya sekaligus membenarkan adanya kontak fisik dengan Herri.
Klarifikasi itu muncul setelah Herri melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor atas dugaan intimidasi, persekusi, dan kekerasan. Nama Yudi turut disebut dalam laporan tersebut.
- Tangkapan layar Instagram/hannykristiantonew
Dalam video yang diunggah pada Rabu (4/11/2026), Yudi terlebih dahulu menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat apabila penjelasannya kembali menimbulkan ketidaknyamanan.
Ia kemudian membenarkan bahwa dirinya mendatangi rumah Herri. Menurut Yudi, kedatangan tersebut bertujuan menyelesaikan persoalan secara langsung setelah Herri sebelumnya menyatakan siap bertarung tanpa aturan, bahkan hingga salah satu pihak meninggal dunia.
Yudi mengklaim datang bersama sejumlah orang dan didampingi ketua RT setempat. Ia menyebut rombongannya sempat berbicara baik-baik dengan Herri sebelum situasi memanas.
Yudi Akui Sempat Beri Pelajaran kepada Herri Pras
- Instagram @yudi_cahyadi99
Yudi mengatakan dirinya berulang kali mengajak Herri bertarung satu lawan satu. Namun, menurut versinya, ajakan tersebut tidak terlaksana karena Herri mengajukan sejumlah persyaratan.
Ia turut menyertakan potongan rekaman percakapan yang memperlihatkan Herri menyatakan bersedia bertarung apabila persyaratannya diterima.
Petarung MMA tersebut tidak membantah adanya kontak fisik. Namun, ia mengklaim tindakannya hanya sebatas memberikan pelajaran dan dilakukan secara terukur.
“Saya memberi tindakan sedikit pelajaran, tapi itu pun terukur dan tidak membahayakan keselamatannya,” ujar Yudi dalam video klarifikasinya.
Setelah kejadian tersebut, Yudi menyebut Herri masuk ke rumah dan mengunci pintu hingga polisi datang.
Pernyataan itu berbeda dengan pengakuan Herri sebelumnya. Ia mengaku ditendang, dipukul, serta didengkul di bagian ulu hati dan perut oleh rombongan yang mendatangi rumahnya.
- Instagram @hannykristiantonew
Herri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor. Polisi sebelumnya membenarkan menerima laporan melalui layanan darurat 110 dan mendatangi lokasi untuk meredakan situasi.
Singgung Konten yang Menyerang Ulama hingga Kembali Tantang Duel
Lebih lanjut, Yudi menyebut kedatangannya juga dipicu oleh konten Herri yang dinilainya menyerang sejumlah ulama, di antaranya Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, Tuan Guru Bajang, dan Habib Umar bin Hafidz.